• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • BGN Beri Tip Membiasakan M...

BGN Beri Tip Membiasakan Minum Susu Bagi Anak 'Lactose Intolerant'

Selasa, 10 Jun 2025, 16:55 WIB

Jakarta - Tim Pakar Susu Badan Gizi Nasional (BGN) yang juga Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Epi Taufik, memberikan tip membiasakan minum susu bagi anak yang memiliki intoleransi laktosa atau lactose intolerant.

"Lactose intolerant itu bukan penyakit, melainkan ketidakmampuan mencerna laktosa karena enzim laktasenya berkurang. Ini akan muncul lagi kalau kita membiasakan sedikit demi sedikit mengonsumsi lagi, kecuali congenital lactase deficiency yang memang kelainan genetik," katanya dalam siniar yang diikuti di Jakarta, Selasa (10/6).

Ket. Foto: Seorang siswa SD mengonsumsi susu segar hasil produksi peternak lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cimahi, Jawa Barat. — Sumber: Antara

Epi menjelaskan, secara ilmiah manusia adalah mamalia yang ibunya memproduksi susu, maka ada istilah mammae, sehingga pada dasarnya semua anak itu mengonsumsi susu atau air susu ibu (ASI) setidaknya sampai enam bulan pertama.

"Begitu lahir, yang kita minum itu ASI sampai enam bulan pertama, tidak ada makanan lain selain ASI. ASI itu kadar laktosanya 7 persen, jadi dalam satu liter ASI ada sekitar 70 gram laktosa, sementara susu sapi paling tinggi laktosanya 5 persen," ujar dia.

Namun, menurut dia, seiring dengan bertambahnya usia, produksi enzim laktase dalam tubuh manusia akan berkurang jika tidak terbiasa minum susu, sehingga muncullah lactose intolerant tersebut.

"Manusia itu begitu kita lahir ke dunia sudah mencerna laktosa dari ASI, tetapi memang secara alami atau genetik, semakin usia bertambah, maka produksi enzim laktasenya itu berkurang kalau tidak biasa minum susu," paparnya.

Berdasarkan data dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), penderita lactose intolerant rata-rata di usia 20-50 tahun dan ternyata memang non-dairy consumers atau tidak biasa mengonsumsi susu.

"Lactose intolerant ada kadarnya, selama di bawah 12 gram, bagi mereka yang punya intoleransi, itu aman, kalau lebih dari itu baru terjadi diare atau sakit perut," ucapnya.

Epi juga mencontohkan salah satu "pilot project" Makan Bergizi Gratis (MBG) di Warungkiara, Jawa Barat. Para siswa yang mendapatkan uji coba MBG terbukti tidak mengalami lactose intolerant karena dibiasakan meminum susu, sehingga tubuhnya aktif memproduksi enzim laktase.

"Anak-anak itu justru malah minta tambah susu lagi, karena tubuhnya sudah terbiasa mengonsumsi susu tersebut," tuturnya.

  • BGN

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.