Pep Guardiola Desak Manchester City Pangkas Jumlah Pemain Musim Depan
Rabu, 21 Mei 2025, 14:20 WIBJAKARTA - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan keinginannya untuk bekerja dengan skuad yang lebih ramping pada musim mendatang. Ia mengaku kesulitan secara emosional karena harus mencoret banyak pemain dari daftar pertandingan meskipun mereka dalam kondisi bugar. Pernyataannya itu disampaikan seusai kemenangan 3-1 atas Bournemouth yang membawa City naik ke posisi ketiga klasemen Liga Primer.
âSaya katakan kepada klub ... Saya tidak ingin meninggalkan lima atau enam pemain di lemari es,â ujar Guardiola. âSaya tidak menginginkan itu. Saya akan berhenti. Buat skuad yang lebih pendek, saya akan bertahan.â Pernyataan itu menegaskan keresahannya terhadap besarnya jumlah pemain yang harus diparkir setiap pekan.
Saat ini, City memiliki 28 pemain di tim utama, belum termasuk empat pemain yang sedang dipinjamkan. Nilai skuad mereka diperkirakan mencapai lebih dari 1,3 miliar euro, menjadikannya salah satu yang paling mahal di dunia. Beberapa nama seperti Savinho, Abdukodir Khusanov, dan Claudio Echeverri tidak masuk skuad melawan Bournemouth, begitu juga dengan pemain muda Inggris, James McAtee dan Rico Lewis.
Guardiola mengakui bahwa meski memiliki skuad yang dalam, timnya sempat dihantam krisis cedera tahun lalu. Rentetan lima kekalahan beruntun di semua kompetisi antara Oktober dan November menjadi titik nadir musim ini. Untuk mengatasi krisis itu, City menghabiskan lebih dari $224 juta di bursa transfer Januari untuk mendatangkan Omar Marmoush, Vitor Reis, Khusanov, dan Nico Gonzalez.
Kini, dengan hanya John Stones dan Nathan Ake yang masih absen karena cedera, Guardiola merasa beban mental terlalu besar untuk terus menyisihkan banyak pemain dalam kondisi fit. âIni masalah klub. Saya tidak ingin memiliki 24, 25, 26 pemain saat semua orang fit. Jika saya cedera, tidak beruntung, kami memiliki beberapa pemain dari akademi dan kami akan melakukannya,â tambahnya.
Guardiola, yang baru saja memperpanjang kontraknya hingga 2027, juga dipastikan akan tetap menangani City saat mereka mempertahankan gelar Piala Dunia Antarklub bulan depan. Namun, ia memberi sinyal tegas bahwa manajemen harus mengevaluasi struktur skuad jika ingin mempertahankan stabilitas dalam ruang ganti dan keseimbangan emosional pelatih.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI dan BTN Sediakan Pembiayaan Rumah Murah Tanpa DP
-
Uni Eropa Nyatakan Dukungan untuk PM Baru Bulgaria
-
WHO Ungkap 40 Juta Anak Gunakan Produk Tembakau
-
Kembali Cetak Gol, Ole Romeny Ungkap Rahasia Dirinya Terus Bisa Bertaji
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
-
Insentif yang Akurat akan Bangkitkan Ekosistem Manufaktur yang Kuat bagi Negara
-
Guardiola Yakin Marmoush Punya Peran Penting dalam Perburuan Gelar Manchester City
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.