PBB: 295 Juta Orang Hadapi Kekurangan Pangan Akut

Senin, 19 Mei 2025, 02:10 WIB

NEW YORK – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi-organisasi lainnya mengatakan lebih dari 295 juta orang di seluruh dunia mengalami kekurangan pangan akut pada tahun 2024, yaitu jumlah tertinggi sejak pencatatan dimulai.

Program Pangan Dunia (WFP), Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), serta kelompok internasional lainnya pada Jumat (16/5) merilis laporan mengenai krisis pangan di dunia.

Ket. Foto: Seorang ibu di Kenya utara menyuapi anaknya yang kurang gizi akibat kelaparan beberapa waktu lalu. Pada Minggu (18/5), PBB mengatakan tahun lalu lebih dari 295 juta orang di seluruh dunia mengalami kekurangan pangan akut. — Sumber: AFP/Simon MAINA

“Laporan tersebut menyatakan bahwa 295,3 juta orang menghadapi kerawanan pangan akut fase 3 atau lebih dalam skala lima fase pada 2024. Jumlah tersebut bertambah lebih dari 13 juta dibandingkan tahun sebelumnya, dan peningkatan selama enam tahun berturut-turut,” lapor kantor berita NHK, Minggu (18/5).

Laporan itu juga menyebutkan sekitar 1,95 juta orang menghadapi fase tertinggi bencana. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat dibandingkan angka yang tercatat pada tahun sebelumnya. Sebanyak 95 persen berada di Jalur Gaza dan Sudan.

Laporan tersebut mengutip konflik atau memburuknya situasi keamanan sebagai alasan utama kekurangan pangan di 20 negara dan wilayah, serta cuaca ekstrem di 18 negara. Banyak penyebab yang dikemukakan untuk Myanmar, Nigeria, dan negara-negara lain. SB/NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.