Kembangkan Potensi Budaya Kampung Ketupat, Wali Kota Samarinda Tekankan Pentingnya Gotong Royong

Minggu, 18 Mei 2025, 22:06 WIB

SAMARINDA - Wali Kota Samarinda Andi Harun menekankan pentingnya budaya gotong royong dalam pengembangan Kampung Ketupat sebagai ikon budaya dan pariwisata di Samarinda Seberang.

"Kampung Ketupat menyimpan kekayaan sejarah, kuliner, seni, dan nilai kearifan lokal yang perlu dilestarikan," ujarnya saat penutupan Festival Budaya Kampung Ketupat tahun 2025 di Samarinda, Minggu (25/5).

Ket. Foto: Suasana Kampung Ketupat, Kelurahan Mesjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda. — Sumber: ANTARA/Ahmad Rifandi

Andi Harun menjelaskan bahwa festival ini bertujuan untuk mengangkat potensi lokal agar lebih dikenal luas, memperkuat identitas kawasan sebagai kampung ketupat, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya sendiri.

Lebih lanjut, ia mengupas makna filosofis ketupat, makanan sederhana yang sering dijumpai saat hari besar. Proses pembuatan ketupat yang membutuhkan kebersamaan dan waktu mencerminkan nilai gotong royong, kesederhanaan, dan musyawarah dalam kehidupan bermasyarakat.

"Anyaman ketupat yang rumit melambangkan lika-liku kehidupan, sementara isinya yang padat melambangkan hasil berharga di balik perjuangan. Daun kelapa muda (janur) yang digunakan sebagai pembungkus juga memiliki makna kesucian, kesegaran, harapan, dan ketulusan," ucapnya.

Wali Kota juga menyoroti sejarah pembangunan Kampung Ketupat sejak 11 Agustus 2017. Destinasi wisata unggulan ini dibangun melalui pemberdayaan masyarakat secara gotong royong, mengubah kawasan pinggiran Sungai Mahakam yang dulunya kurang tertata menjadi kampung wisata yang menarik.

Selain Kampung Ketupat, kawasan Samarinda Seberang juga meliputi Kampung Bahasa Inggris dan Kampung Tenun.

Andi Harun menekankan bahwa selain pembangunan fisik, perubahan perilaku masyarakat menuju hidup bersih dan sehat juga menjadi prioritas.

Ia mengimbau warga untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai demi kebaikan bersama dan kemajuan Kota Samarinda. Menjaga kebersihan lingkungan, menurutnya, adalah hal yang mutlak untuk perkembangan kota yang lebih baik. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.