Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konselor Abdelsalam Jadi Tokoh Muslim Pertama yang Diterima Paus Leo

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Konselor Abdelsalam Jadi Tokoh Muslim Pertama yang Diterima Paus Leo Doc: ANTARA/HO-Majelis Hukama Muslimin.
Ket. Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat sebagai Paus terpilih ke-267 dengan nama Paus Leo XIV.

JAKARTA - Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Leo XIV menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM) Konselor Mohammed Abdelsalam di Vatikan, sekaligus menjadi tokoh Muslim pertama yang diterima Paus Leo.

Konselor Mohammed Abdelsalam dalam keterangannya di Jakarta Jumat (16/5), menggambarkan pertemuan tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa. Sekjen MHM mencatat bahwa dirinya menyaksikan kebijaksanaan Paus Leo XIV.

"Dan komitmennya untuk memajukan dialog antaragama dan mempromosikan nilai-nilai persaudaraan dan koeksistensi manusia," ujar Abdelsalam.

Abdelsalam berharap Paus Leo terus memperkuat promosi persaudaraan manusia yang sudah terjalin selama ini lewat inisiasi dan komitmen kuat Paus Fransiskus dan Grand Syeikh Al Azhar yang juga Ketua MHM Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb.

Menurut Abdelsalam, Paus Leo XIV menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Grand Syekh Al-Azhar Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb.

Paus Leo menegaskan akan terus bekerja sama dengan Grand Syekh Al-Azhar dalam upaya mewujudkan dunia yang lebih baik yang berlandaskan pada nilai-nilai kasih sayang, toleransi, keadilan, dan perdamaian.

Dalam pertemuan ini, kedua tokoh tersebut juga merenungkan warisan mendiang Paus Fransiskus dan perjalanan kemanusiaannya yang luar biasa.

Sebelumnya, Paus Leo XIV menyatakan tekadnya mewujudkan perdamaian dunia serta kesediaan Takhta Suci untuk menjadi mediator demi menyelesaikan konflik bersenjata di berbagai tempat di dunia.

"Saya akan berusaha sekuat tenaga supaya perdamaian terwujud," kata Sri Paus dalam pertemuan bersama para peserta Jubileum Gereja-Gereja Timur, Rabu, sebagaimana dilaporkan kantor pers Takhta Suci.

Ia pun mendorong para pemimpin dengan sepenuh hati untuk "bertemu, berbicara, dan bernegosiasi".

Bercermin dari konflik-konflik besar yang terjadi "dari Tanah Suci ke Ukraina, dari Lebanon ke Suriah, dari Timur Tengah hingga Tigray (di Ethiopia) dan Kaukasus", Paus menyerukan supaya umat manusia "bangkit dari kengerian semacam itu". Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.