Masyarakat Tolak Soeharto Jadi Pahlawan, Gus Ipul Siap Terima Masukan
Kamis, 15 Mei 2025, 20:43 WIBJAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menerima perwakilan pengunjuk rasa yang menolak pemberian gelar pahlawan nasional terhadap Soeharto di kantor Kemensos, Kamis (15/5/2025). Gus Ipul memastikan akan mendengarkan semua masukan dari masyarakat terkait pemberian gelar pahlawan nasional ini.
"Tidak hanya yang pro, yang kontra juga akan didengarkan sebagai masukkan," ujar Gus Ipul.
Dalam kesempatan tersebut, Â perwakilan dari para demonstran yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Adili Soeharto itu menyerahkan dokumen petisi dari masyarakat sipil dan joint statement dari masyarakat internasional. Direktur Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid yang hadir di lokasi menjelaskan alasan menolak penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional lantaran TAP MPR nomor 11 tahun 1998 dianggap masih berlaku.
"Janganlah apa yang pernah jelas dalam sejarah dicatat sebagai sejarah pemerintahan dilupakan dengan menetapkan Presiden Soeharto sebagai pahlawan nasional," jelasnya.
Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Abdul Malik Haramain mengatakan Kemensos menerima masukan tersebut dan akan dikaji lebih lanjut. Pembahasannya dilakukan tim pengkaji dan peneliti yang dibentuk Kemensos.
Setelah penelitian, lanjut dia, tim akan merekomendasikan hasilnya ke Dewan Gelar, lalu Dewan Gelar akan membahasnya secara detail dan komprehensif. Sebelum itu, Kemensos menerima usulan dari Pemkab, Pemkot, dan Pemprov.
"Usulan nama penerima gelar pahlawan nasional tentu akan dikaji dan dipertimbangkan secara detail dan objektif," tuturnya.
- Kemensos
- Mensos
- Gelar Pahlawan Nasional
- Gus Ipul
- Saifullah Yusuf
- Mensos Saifullah Yusuf
- Soeharto Pahlawan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Kodaline Berencana Masukkan Jakarta dalam Lineup Tur Konser Perpisahan
-
Gus Ipul Minta Panti Asuhan Lakukan Pemutakhiran Data untuk Tingkatkan Kredibilitas
-
Tinjau Sekolah Rakyat Kedung Cowek Surabaya, Mensos Targetkan 18 Titik di Jatim Beroperasi pada Awal Tahun Ajaran Baru 2026/2027
-
Lestari Moerdijat: Program Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga Butuh Dukungan Semua Pihak
-
Prabowo Kunjungi Jepang, Perkuat Kerja Sama Strategis dari Perdagangan hingga Teknologi
-
Mensos Tak Ragu Berhentikan ASN/P3K yang Indisipliner dan Abai terhadap Tugas
-
Gus Ipul Minta Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Santriwati di Pati Dihukum Seumur Hidup
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.