Tour de France 2025 Akan Lewati Kawasan Bersejarah Montmartre di Paris

Rabu, 14 Mei 2025, 10:20 WIB

PARIS – Etape pamungkas Tour de France tahun ini akan menyuguhkan pemandangan ikonik baru saat para pembalap melintasi kawasan bersejarah Montmartre di Paris, demikian disampaikan sumber kepada AFP, Rabu (14/5).

Meski garis finis tetap digelar seperti biasa dengan sprint di Champs-Élysées, rute etape ke-21 kini diperkaya dengan tanjakan berbatu menuju Basilika Sacré-Cœur yang terkenal, memberikan sentuhan visual dramatis di penghujung balapan paling bergengsi di dunia ini.

Ket. Foto: Ilustrasi balap sepeda Tour de France — Sumber: AFP

Pilihan rute ini terinspirasi dari kesuksesan Paris menjadi tuan rumah lomba balap sepeda jalan raya pada Olimpiade 2024 lalu. Kala itu, sekitar 500.000 penonton memadati jalanan ibu kota Prancis, termasuk kawasan Montmartre yang menjadi latar belakang spektakuler bagi lintasan lomba pria dan wanita.

Rute balapan Olimpiade tahun lalu mencakup banyak ikon kota Paris, termasuk tanjakan menuju Sacré-Cœur dan kawasan Moulin Rouge yang terkenal lewat karya seniman Henri de Toulouse-Lautrec. Keberhasilan penyelenggaraan itu kini memberi pengaruh nyata terhadap Tour de France 2025.

Namun, keputusan untuk menyertakan Montmartre menghadirkan tantangan logistik tersendiri. Jika pada Olimpiade peloton hanya terdiri dari 90 pembalap, Tour de France akan membawa sekitar dua kali lipat jumlah itu. Mengatur iring-iringan pembalap melewati jalanan sempit dan berbatu Montmartre tentu membutuhkan perencanaan teknis yang lebih matang.

Sebagai catatan, edisi Tour de France 2024 tidak berakhir di Paris karena kota tersebut tengah fokus menjadi tuan rumah Olimpiade. Sebagai gantinya, balapan ditutup dengan etape time-trial di Cote d’Azur, Nice.

Secara tradisional, etape terakhir Tour de France di Paris lebih bersifat seremoni, karena pertarungan memperebutkan jersey kuning (maillot jaune) biasanya sudah ditentukan pada hari sebelumnya. Rangkaian etape ke-21 biasanya diakhiri dengan delapan putaran sprint di sepanjang Champs-Élysées, dengan garis finis yang berada di bawah bayang-bayang Arc de Triomphe.

Dengan kembalinya Paris sebagai latar akhir Tour dan tambahan lintasan melalui Montmartre, etape penutup tahun ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling indah dan menantang dalam sejarah lomba.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.