Ketegangan Mereda, India dan Pakistan Mencapai Kesepakatan Gencatan Senjata

Rabu, 14 Mei 2025, 01:00 WIB

Istanbul - Suasana di India dan Pakistan mulai kembali tenang pada Senin (12/5), seiring berlanjutnya gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS), menyusul ketegangan militer yang meningkat selama sepekan terakhir.

Seperti dikutip dari Antara, pejabat militer tinggi dari kedua negara melakukan panggilan telepon yang dalam pembicaraan tersebut dibahas kelanjutan komitmen bahwa kedua belah pihak tidak melepaskan tembakan ataupun melakukan tindakan agresif dan bermusuhan satu sama lain.

Ket. Foto: PM India Narendra Modi — Sumber: AFP/Indian Press Informat ion Bureau

Mereka juga sepakat untuk mempertimbangkan langkah-langkah segera guna memastikan pengurangan pasukan di perbatasan dan wilayah garis depan, kata pernyataan dari militer India usai pembicaraan.

Sebelumnya pada hari yang sama, otoritas penerbangan sipil India memutuskan untuk membuka kembali 32 bandara di wilayah utara negara itu, termasuk di Jammu dan Kashmir.

Ketegangan meningkat antara kedua negara setelah India meluncurkan Operasi Sindoor pada 7 Mei, menargetkan apa yang disebut New Delhi sebagai "sembilan lokasi teroris" di Pakistan dan Kashmir yang dikelola Pakistan.

Militer Pakistan menyatakan 33 orang tewas akibat serangan udara tersebut.

Militer yang berlawanan juga saling melakukan tembakan berat, yang menyebabkan banyak korban jiwa di kedua sisi Garis Kontrol (Line of Control/LOC), yang merupakan perbatasan de facto yang membagi Lembah Kashmir yang disengketakan antara kedua negara bertetangga.

Dalam serangan balasan dengan rudal, Pakistan menghantam 26 target militer India dan pangkalan angkatan udara di Jammu dan Kashmir serta di daratan utama India.

Sambil menegaska bahwa Operasi Sindoor telah mencapai tujuannya, pihak India mengatakan lima personel angkatan bersenjatanya gugur dalam operasi tersebut.

Konsolidasi Momentum

Sementara itu, Tiongkok mendukung dan menyambut baik gencatan senjata di antara India dan Pakistan, dan berharap kedua negara berkonsolidasi dan mengembangkan momentum serta memanfaatkan secara baik dialog untuk menjembatani perbedaan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, menyampaikan pernyataan itu dalam arahan jurnalis harian sebagai respons capaian gencatan senjata India-Pakistan yang akan dirundingkan kembali pada 12 Mei 2025, setelah kedua negara pada 10 Mei mengumumkan telah menyepakati gencatan senjata.

Lin mengatakan, gencatan senjata antara India dan Pakistan sejalan dengan kepentingan fundamental dan jangka panjang kedua belah pihak, serta mendukung perdamaian dan stabilitas regional, yang juga merupakan harapan bersama komunitas internasional.

India dan Pakistan merupakan tetangga yang tidak dapat dipisahkan dan juga merupakan tetangga Tiongkok, kata Lin, seraya mengatakan bahwa sejak ketegangan antara kedua negara itu dimulai, Tiongkok telah mempertahankan komunikasi erat dengan semua pihak terkait, menyerukan kepada kedua negara agar tetap tenang dan menahan diri serta menghindari eskalasi situasi.

"Tiongkok berharap India dan Pakistan akan mengonsolidasikan dan memperpanjang momentum gencatan senjata, menghindari terulangnya konflik, menangani berbagai perbedaan dengan baik melalui dialog dan negosiasi, dan kembali ke jalur penyelesaian politik," kata Lin.

  • Konflik Asia Selatan

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.