Kemarau Tiba, BPBD Kotawaringin Barat Siaga Hadapi Karhutla

Rabu, 14 Mei 2025, 17:00 WIB

PALANGKARAYA  - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), menyatakan siap siaga dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.

"Semua sarana, prasarana, dan personel saat ini dalam kondisi siap dalam menghadapi penanggulangan karhutla," kata Kepala Pelaksana BPBD Kobar Syahruni di Pangkalan Bun, Rabu.

Ket. Foto: Kebakaran lahan yang belum lama ini terjadi di Kelurahan Raja Sebrang, Kabupaten Kobar, Jumat (9/5). — Sumber: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Dia mengatakan, selama sepekan terakhir cuaca panas melanda wilayah Kabupaten Kobar, serta meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.

Syahruni menambahkan, saat ini pihaknya juga telah melaksanakan kegiatan pelatihan dan pembinaan bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) se-Kalimantan Tengah.

"Pelatihan tersebut merupakan bagian dari strategi BPBD dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap potensi bencana," ucapnya.

Syahruni menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan pihak dengan melibatkan masyarakat itu bertujuan untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah rawan bencana.

Menurut dia, pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman karhutla, karena pelibatan masyarakat adalah kunci utama dalam pencegahan karhutla di wilayahnya.

"Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan sarana yang memadai, kami optimistis potensi bencana dapat ditekan sejak dini," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya juga telah mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem dengan mempersiapkan MPA yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan.

"MPA ini diharapkan dapat melakukan patroli rutin di wilayah rawan dan melakukan deteksi dini terhadap potensi karhutla," kata Syahruni.

Sementara itu, dalam menghadapi ancaman karhutla dengan skala yang lebih luas, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalteng Ahmad Toyib mengatakan pengendalian karhutla juga merupakan salah satu program 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2025-2030.

Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus meningkatkan upaya penanganan karhutla dengan membentuk Pos Lapangan Satgas Pengendali Karhutla.

"Pada tahun 2024 dibentuk 64 pos lapangan yang ditempatkan di area rawan kebakaran hutan dan lahan, sedangkan pada tahun 2025 ini ditingkatkan menjadi 75 pos lapangan," katanya.

Hal ini bertujuan agar jangkauan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan lebih maksimal. Personel Pos Lapangan Satgas Pengendali Karhutla berasal dari masyarakat setempat yang terkumpul dalam organisasi Masyarakat Peduli Api (MPA), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

“Sebelum diaktivasi menjelang musim kemarau, personel yang dibentuk melalui MPA ini kita berikan pelatihan dan pembinaan, guna meningkatkan kapasitas serta ketangguhan personil dalam bertugas saat ada bencana," katanya.

Toyib menyebutkan pelatihan ini akan dilaksanakan secara bertahap di 28 lokasi pada 14 kabupaten/kota, melibatkan 75 regu MPA dengan jumlah personel sekitar 1.125 orang.

  • karhutla
  • kalimantan tengah
  • kalteng
  • bpbd
  • musim kemarau
  • kotawaringin barat

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

BPBD Jabar Berangkatkan 20 Personel Bantu Korban Gempa NTT

Tekan Emisi, Gubernur Pramono Targetkan 10.000 Bus Elektrik Sudah Broperasi di Jakarta pada 2030

Tradisi Mulud Adat Bayan Pertama Kalinya Masuk Kalender KEN

Trump Ancam Hukuman Ekonomi ke Negara Mana pun yang Bantu Iran

Gibran Tinjau Dampak Gempa di NTT, Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga Jadi Prioritas

Mesin Ekonomi Baru di Pesisir! KNMP Konawe Suplai 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor ke Luar Kota

Komisi X DPR Minta BPK NTT Laporkan Kondisi Situs Budaya yang Terdampak Gempa

Kejar Target Bebas Emisi, Pemprov DKI Jakarta Bakal Operasikan 10 Ribu Bus Listrik

Andrea Bocelli Gelar Konser di Borobudur dan Jakarta, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya

Pestani Rawit Groo Festival: PT Petrokimia Gresik Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Cabai

Kemenbud, BRWA, dan AMAN Integrasikan Data 3.857 Komunitas Adat untuk Percepat Pengakuan Hak

MinyaKita Dijual Rp31 Ribu, Mobil GASING Keliling Batam Tekan Harga Sembako

Jakarta Jadi Kota dengan Udara Terburuk Kedua di Dunia, Data Real-time IQAir Catat AQI 161

Fantastis! Sindikat Pemalsuan Materai di Lima Provinsi Rugikan Negara Rp1,03 Triliun

BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri

Polda dan 22 Ormas se-Banten Gelar Apel Kamtibmas

Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya

Review Harusnya Horror: Hantu Wibu, Komedi, dan Kreator Konten dalam 106 Menit

Kapasitas Terpasang Panas Bumi Baru 11,6%, Bahlil: Jangan Tahan Konsesi!

Komisi XIII DPR Buka Peluang Bentuk Badan Khusus soal TPPO

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.