Heboh Pernikahan di Bone, Hasil Medis Ungkap Mempelai Pria Alami Ambiguous Genitalia
Rabu, 14 Mei 2025, 09:05 WIBBONE, SULAWESI SELATAN â Andi Amal Pahsyah, Kepala Desa Arasoe mengimbau warga untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak benar dan memastikan bahwa hasil pemeriksaan terhadap kedua mempelai dapat dipertanggungjawabkan secara medis dan hukum.
Kasus yang bermula setelah viralnya pernikahan FR dan TR pada Kamis (8/5) lalu memang sempat memicu spekulasi di media sosial. Teka-teki pernikahan yang sempat diduga sesama jenis di Desa Arasoe, Bone, Sulawesi Selatan, akhirnya terjawab dengan fakta medis. Hasil pemeriksaan resmi mengungkap bahwa FR, mempelai pria yang menjadi sorotan, memiliki kondisi kelamin ganda atau ambiguous genitalia.
Andi lantas mengumumkan hasil pemeriksaan yang dilakukan keduanya di UPT Puskesmas Cina pada Senin (12/5) lalu. Pemeriksaan yang melibatkan kepolisian dan pemerintah desa ini menyimpulkan bahwa FR memiliki kondisi biologis yang tidak lazim.
"Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa saudara FR memiliki kondisi berkelamin ganda (ambiguous genitalia)," tegas Andi Amal kepada awak media. Ia menambahkan bahwa tim medis dan aparat terkait telah memverifikasi bahwa karakteristik kelamin laki-laki pada FR lebih dominan.
Menanggapi temuan ini, dr. Ratna Wijayanti, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, pun menjelaskan, "Ambiguous genitalia adalah kondisi medis yang nyata, di mana seseorang memiliki karakteristik biologis pria dan wanita yang tidak jelas. Ini adalah variasi biologis, bukan penyimpangan. Pemeriksaan medis komprehensif penting untuk menentukan jenis kelamin dominan."
Sementara itu, Prof. Dr. Siti Nur Azizah, Sosiolog Gender Universitas Hasanuddin, menyoroti kurangnya pemahaman masyarakat terhadap isu ini.
"Kasus ini menjadi pengingat tentang pentingnya pemahaman dan penerimaan terhadap keragaman identitas gender dan seksualitas. Reaksi masyarakat yang cepat menghakimi menunjukkan kurangnya edukasi mengenai kondisi biologis seperti ambiguous genitalia. Media dan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang akurat," ujarnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Yuniar Dwi Setiawati
Berita Terkait:
-
Produksi Surplus Tapi Harga Naik, Titiek Soeharto Minta Bulog dan Bapanas Intervensi Harga Beras di Sulsel
-
Dalam ‘Pagelaran Sabang Merauke, The Indonesian Broadway’, Padi Reborn Gandeng Yura Yunita Nyanyikan Lagu 'Mahadewi'
-
Produksi Sel Punca Daewoong di Dalam Negeri Raih Sertifikasi CPOB
-
Polisi Buru Pelajar Siram Air Keras di Cempaka Putih Barat, Jakpus
-
Leonardo DiCaprio Prihatin dengan Nasib Bioskop dan Perfilman Dunia
-
KPK Tetapkan Tersangka Usai OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer dan 13 Orang Lainnya
-
UKP: Pengembangan Wisata Sejarah Harus Seiring Upaya Konservasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.