Program MBG Berpeluang Membuka 90 Ribu Lapangan Kerja
Selasa, 13 Mei 2025, 22:36 WIBJAKARTA â Deputi bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan, mengatakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpeluang membuka 90 ribu lapangan kerja di 30 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) seluruh provinsi.
"Jadi tadi kepala unit (SPPG) itu ada 30 ribu yang bekerja, otomatis sudah kita rekrut 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di Indonesia untuk jadi kepala. Jadi 90 ribu lapangan pekerjaan terbuka buat sarjana-sarjana kita yang fresh graduate (lulusan baru)," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (13/5).
Ia menjelaskan dalam struktural SPPG, ada tiga lulusan sarjana yang dibutuhkan untuk mengisi posisi sebagai kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan.
"Ini generasi milenial mungkin ada yang belum tahu informasinya, bahwa di SPPG itu akan ada tiga sarjana yang bekerja. Ada ahli gizi yang pasti didampingi akuntan, harus sarjana juga, usia kira-kira 22â30 tahun yang kita cari," ujar dia.
Selain membuka lapangan kerja, menurut dia, Program MBG yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto juga bakal menggerakkan perekonomian nasional.
"Ini (Program MBG) memacu perputaran ekonomi di setiap satuan pelayanan karena membuka lapangan pekerjaan dan peluang untuk membeli bahan pertanian di desa-desa, kemudian juga membuat para pelaku pertanian jadi lebih semangat," ucapnya.
Hingga saat ini, sudah terbentuk 1.295 SPPG di 38 provinsi. Apabila Program MBG telah berjalan penuh maka dibutuhkan 30.000 SPPG untuk mencapai target 82,9 juta penerima manfaat pada tahun 2025.
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyebut mekanisme tambahan anggaran untuk Program MBG sebesar Rp50 triliun sedang disusun dalam peraturan presiden (perpres).
"Kita lagi membuat mekanismenya dulu ya, makanya ada percepatan-percepatan, kalau ada percepatan kan butuh anggaran," katanya dalam pembahasan rancangan Perpres tentang Tata Kelola MBG.
Ia menegaskan anggaran untuk Program MBG sudah dijamin oleh pemerintah, namun untuk penambahannya tergantung kapan percepatan Program MBG akan dilakukan.
"Hanya nanti berapa yang akan kita jaminkan, sangat tergantung dari percepatan itu kapan dilakukan," ujar Dadan.
- Lapangan Kerja
- Program MBG
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Investasi Vital Bagi Penciptaan Lapangan Kerja Formal
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan di Jalan Tol Malaysia
-
MBG Turut Tingkatkan Permintaan Ikan Konsumsi di Daerah
-
PSEL Jambi Raya Kini Ubah Sampah Jadi Energi Listirk
-
Program MBG Punya Command Center Nasional, Launching Mei 2026
-
BGN Perkuat Kerja Sama dengan ASEAN, Bagikan Pengalaman dan Praktik Terbaik MBG
-
BGN Tegaskan Program MBG Utamakan Ibu Hamil, Balita, dan Ibu Menyusui Bukan Hanya Siswa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.