Kemendag Gelar Business Matching UMKM Selama April 2025, Raup Rp.722 Miliar
Minggu, 11 Mei 2025, 23:20 WIBJAKARTA- Sepanjang April 2025, penjajakan bisnis (business matching) yang difasilitasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) berhasil mencatatkan transaksi sebesar 722,76 miliar rupiah atau setara 43,74 juta dollar AS.Â
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi mengatakan, melalui pencapaian ini, Kemendag kembali mencetak capaian gemilang dalam mendorong ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
âTransaksi business matching pada April ini menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kami optimistis angka ini akan terus meningkat sebagai respons atas tantangan perdagangan global,â ujar Puntodewi di Jakarta akhir pekan kemarin.Â
Capaian April 2025 merupakan hasil dari 27 kegiatan business matching, mencakup 20 sesi presentasi bisnis (pitching) dan 7 pertemuan langsung dengan calon pembeli mancanegara.Â
Sebanyak 73 UMKM ambil bagian dengan menampilkan produk unggulan seperti fesyen, kerajinan tangan, dekorasi rumah, kelapa parut kering, gula aren, produk olahan laut, buah segar, pakan ternak, serta aneka makanan dan minuman olahan.
Puntodewi menyampaikan, dari total transaksi tersebut, sebesar 32,20 juta dollar AS sudah dalam bentuk pesanan (purchase order/PO), sementara 11,54 juta dollar AS merupakan potensi transaksi.
âKegiatan business matching merupakan bagian dari program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor). Tujuannya, membuka akses pasar internasional bagi pelaku UMKM dan memastikan pendampingan dalam merealisasikan setiap peluang transaksi,â kata Puntodewi.Â
Secara kumulatif, sampai dengan awal Mei 2025, Kemendag telah menggelar 246 business matching dengan total transaksi mencapai 57,61 juta dollar AS. Dari jumlah tersebut, sebesar 36,11 juta dollar AS berbentuk PO dan 21,49 juta dollar AS berupa potensi transaksi. Sebanyak 709 UMKM terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.
Puntodewi menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, termasuk peran strategis perwakilan perdagangan di luar negeri seperti Atase Perdagangan, Konsul Perdagangan, dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), dalam menjembatani pelaku UMKM dengan pembeli global.
 âKeberhasilan ini tak lepas dari sinergi dengan para pembina UMKM yang aktif dalam membina dan merekomendasikan pelaku usahanya. Kolaborasi solid menjadi kunci utama capaian positif ini,â tegasnya.
- Dukung UMKM
- Kementerian Perdagangan
- business matching
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Turun ke Sawah di Gorontalo, Saksikan Langsung Cara Tanam Petani di PENAS KTNA XVII.
-
PT KAI Bukukan Laba Rp2,28 Triliun
-
Ketua DPRD Bogor Ajak Teladani Pangdam Siliwangi Kosasih, Dari Marbot Masjid Kini Jadi Jenderal.
-
Rupiah Tertekan dan Suku Bunga Tinggi, Defisit APBN 2026 Jadi Penopang Kepercayaan Pasar
-
Mulai 8 Juni Wajib Punya NIB! Mendag: Pedagang Online Tanpa Legalitas Bakal Ditolak Platform
-
Tanpa Alcaraz, Petenis Remaja Spanyol Rafael Jodar Curi Perhatian di Debut Wimbledon
-
Menkeu Pastikan Sinergi Fiskal dan Moneter Diperkuat Demi Jaga Stabilitas Rupiah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.