Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantuan Pemkab Pamekasan untuk Warga Miskin Ekstrem Mencapai Rp1,2 Miliar

📅 Minggu, 11 Mei 2025, 22:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantuan Pemkab Pamekasan untuk Warga Miskin Ekstrem Mencapai Rp1,2 Miliar Doc: ANTARA
Ket. Dokumen penyaluran bantuan sosial di salah satu desa di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,2 miliar untuk membantu warga miskin ekstrem.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Pamekasan Herman Hidayat Santoso mengatakan, anggaran sebesar itu untuk 820 penerima manfaat dengan nilai bantuan masing-masing Rp1,5 juta.

"Saat ini tahapan pelaksanaan program ini telah memasuki verifikasi faktual dengan mencocokkan data calon penerima bantuan dengan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan," katanya di Pamekasan, Minggu(11/5).

Menurut dia, program bantuan bagi warga miskin ekstrem ini sebagai upaya untuk menekan angka kemiskinan dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Penerima bantuan juga akan mendapatkan pendampingan dalam menjalankan usaha mereka, karena pola bantuan yang digulirkan Pemkab Pamekasan itu merupakan pola bantuan produktif.

"Jadi, bantuan yang mereka terima diharapkan bisa dikembangkan melalui kegiatan usaha," katanya.

Herman lebih lanjut menjelaskan, program ini juga merupakan bentuk dukungan dari program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial tentang Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Berdasarkan data Pemkab Pamekasan persentase penduduk miskin di Kabupaten Pamekasan hingga akhir 2024 sebesar 13,41 persen, menurun 0,44 persen poin dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 13,85 persen.

Jumlah penduduk miskin kabupaten ini terdata 123.460 orang, dengan garis kemiskinan sebesar Rp467.493 per kapita per bulan, bertambah sebesar Rp36.366 per kapita per bulan atau meningkat sebesar 8,43 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sedangkan Indeks Kedalaman Kemiskinan sebesar 1,05, mengalami penurunan sebesar 0,43 poin tahun sebelumnya yang mencapai 1,48 dengan Indeks Keparahan Kemiskinan tercatat sebesar 0,14.

Sementara itu, jumlah kemiskinan ekstrem Pamekasan di angka 0,18 persen atau 16.016 jiwa dari total jumlah penduduk sebanyak 889.798 jiwa.

"Bantuan bagi warga miskin ekstrem yang menyasar 820 jiwa ini memang tidak mencakup semua jumlah warga miskin ekstrem, tapi setidaknya bisa mengurangi jumlah kemiskinan ekstrem di kabupaten ini," kata Kepala Dinsos Hermas Hidayat Santoso.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Momentum Perkuat Wisata Dal...
Luar Negeri
Burnham Tantang Starmer Per...

Bolivia Umumkan Keadaan Darurat

3 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Bolivia Umumkan Keadaan Dar...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.