Bupati Karawang: Pelajar SMA/SMK Nakal Akan Dikirim ke Markas Militer TNI

Jumat, 09 Mei 2025, 02:52 WIB

KARAWANG - Bupati Karawang Aep Syaepuloh akan mengirim para pelajar SMA/SMK yang nakal ke markas militer TNI Yonif 305, sebagaimana kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Komandan Yonif 305 mengenai pengiriman siswa ke barak militer," kata Bupati, di Karawang, Kamis.

Ket. Foto: Bupati Karawang Aep Syaepuloh. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Karawang

Dari hasil komunikasi, kata dia, Pemerintah Kabupaten Karawang harus mengirim surat ke Pangkostrad terkait dengan pengiriman pelajar nakal ke markas TNI untuk menjalani pendidikan kedisplinan.

"Pak Danyon 305 mengatakan bahwa hal ini harus sampai ke Pangkostrad. Nah mekanisme ini sudah kami tempuh. Kita masih nunggu izin Pangkostrad, kalau diizinkan, Yonif 305 sudah siap," kata dia.

Para pelajar nakal ini di antaranya yang sering bolos sekolah, terlibat tawuran, mengonsumsi minuman beralkohol, dan jenis kenakalan lainnya.

Sedangkan untuk menyelaraskan program pengiriman pelajar nakal tingkat SMA/SMK ke markas militer, Bupati mengaku telah mengatur pendidikan berkarakter untuk diterapkan kepada pelajar SD dan SMP.

"Kami membuat surat edaran agar anak-anak SD dan SMP diberikan penguatan karakter dengan praktek pendidikan keagamaan. Misalnya sebelum masuk kelas berdoa menghapal surat pendek, kemudian pas istirahat shalat dhuha berjamaah, saat dzuhur shalatnya berjamaah,” katanya.

Pengayaan pendidikan agama ini diharapkan menjadi dasar penguatan karakter bagi anak-anak, terutama saat usia dini.

Aep memastikan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten sejalan dalam rangka penguatan karakter dan pendidikan siswa-siswa SD, SMP dan SMA.

Asisten Daerah 1 Pemkab Karawang, Wawan Setiawan, mengatakan untuk pelajar SD dan SMP, pihaknya menerapkan program pendidikan berkarakter dengan pendekatan sisi keagamaan atau berbasis keagamaan, bukan dengan pendidikan semi militer.

"Jadi pendidikan berkarakter SD dan SMP di Karawang dilakukan dengan pendekatan sisi keagamaan. Mereka shalat dhuha bersama, serta pelaksanaan kegiatan kerohanian lainnya," katanya.

Hal itu tertuang dalam Surat Instruksi Bupati Karawang Nomor 188.342/1077/Kesra/2025 yang berfokus pada penguatan pendidikan karakter di Satuan Pendidikan Dasar tertanggal 5 Mei 2025.

Dalam Surat Instruksi Bupati Karawang itu mencakup pelaksanaan kegiatan kerohanian rutin setiap pagi di sekolah. Di antaranya shalat dhuha bersama, membaca Al-Quran, menghapal Asmaul Husna, serta hapalan Juz Amma.

"Hapalan ini terdiri dari surat-surat pendek dalam Al-Quran, yang akan dipadukan dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam," katanya.

Instruksi tersebut juga mengharuskan sekolah untuk melaksanakan kegiatan senam anak Indonesia sehat selama 15 hingga 30 menit setiap hari Jumat, serta kegiatan Jumat Bersih di lingkungan sekolah yang melibatkan siswa dan guru.

Selain itu, juga diinstruksikan pengenalan dan praktik olahraga tradisional yang dipadukan dalam pelajaran jasmani dan olahraga, serta kegiatan pendidikan kehidupan sehari-hari yang berupa praktik berkala untuk mengembangkan keterampilan dasar, seperti menanam dan kegiatan sehari-hari di rumah.

Terkait dengan penerapan program pendidikan berkarakter itu, Disdikpora Karawang diminta untuk melakukan pembinaan dan pengawasan berjenjang atas pelaksanaan instruksi itu.

  • bupati karawang
  • markas militer
  • tni
  • yonif 305

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

PU Siapkan Mobil Tangki dan Hidran untuk Pemenuhan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Jateng

Inovasi AQUATERRA Berbasis IoT Dirintis Mahasiswa Unej untuk Integrasikan Budi Daya Ikan dan Pertanian di Kepulauan Seribu

Gempa 4,6 Magnitudo Guncang Ruteng, Manggarai

Tak Perlu Dirikan Anak Perusahaan? Menko Yusril Buka Opsi Baru untuk Pemilik Merek Asing

Dewan Nasional KEK Targetkan Peningkatan Devisa Pariwisata Indonesia pada 2029

Aktivitas Perdagangan Pasar Tradisional di Sikka Berangsur Pulih Pascagempa Flores

Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Gubernur BI

Pelajar Terdampak Karhutla Mulai Kenakan Masker

Program Perintis Berdaya Connect Jadi Strategi Cak Imin Genjot UMKM & Ekraf Naik Kelas

Karhutla Makin Meluas, Kasus ISPA di Kalsel Terus Mengalami Lonjakan

Puluhan Bangunan Liar Dibongkar! Pemkab Bekasi Tertibkan Bantaran Saluran Balong Tua

Newcastle United Bikin Gebrakan! Nico Gonzalez Resmi Diboyong dari Manchester City

Bukan Sekadar Liburan! Wisatawan Padati Kawasan Badui Demi Berburu Durian

Makassar Masuk 10 Hub Digital Indonesia, Peluang Baru Terbuka

Nelayan Sikka Kembali Melaut Setelah Gempa Flores

Bank Mandiri Pastikan Rekening Botok Kembali Aktif

Ormas Jangan Cuma Eksis! Wali Kota Minta Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

Warga Bakal Makin Mudah Dapat Informasi! Ini Gebrakan Pemkab Deli Serdang

Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-Tibet Tewaskan Sedikitnya 160 Orang, Ratusan Masih Hilang

Kapolda Kalsel Ungkap Strategi Baru Lawan Karhutla, Kolam Bioflok Jadi Kunci

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.