Paus yang Baru akan Hadapi Ujian Terberat Dalam Sejarah Tahta Suci

Kamis, 08 Mei 2025, 01:10 WIB

VATIKAN - Dekan Kardinal, Giovanni Battista Re yang memimpin misa terakhir pada Rabu (7/5), sebelum konklaf untuk memilih Paus yang baru, mendesak rekan-rekannya untuk memilih seseorang yang mampu melindungi persatuan Gereja Katolik dan memimpin masa “sulit dan kompleks” dalam sejarah.

Para Kardinal dari lima benua seperti dikutip dari Yahoo News mengadakan misa terakhir di Basilika Santo Petrus di Vatikan sebelum mengasingkan diri untuk memilih pemimpin baru bagi 1,4 miliar umat Katolik dunia.

Ket. Foto: Dekan Kardinal, Giovanni Battista Re (kiri). — Sumber: Dimitar DILKOFF/AFP

Sebanyak 133 kardinal elektor akan mengambil bagian dalam konklaf, sebuah proses pemungutan suara untuk memilih pengganti Paus Fransiskus, yang meninggal bulan lalu setelah 12 tahun menjabat sebagai paus.

“Kita berada di sini untuk memohon bantuan Roh Kudus, untuk memohon terang dan kekuatan-Nya, agar Paus yang terpilih nanti adalah dia yang dibutuhkan oleh Gereja dan umat manusia di masa sulit dan kompleks dalam sejarah ini,” kata Kardinal Battista Re.

“Ini juga merupakan seruan kuat untuk menjaga kesatuan Gereja... kesatuan yang tidak berarti keseragaman, tetapi persekutuan yang kuat dan mendalam dalam keberagaman,” katanya.

Kardinal yang sudah terlalu tua untuk memilih itu mengatakan bahwa itu adalah pilihan yang sangat penting, yang mengharuskan para uskup berjubah merah untuk mengesampingkan setiap pertimbangan pribadi.

Belum ada calon terdepan yang muncul dari antara para kardinal, yang mewakili berbagai tradisi progresif dan konservatif dalam Gereja, dan persaingan untuk memimpin lembaga berusia 2.000 tahun itu tampaknya terbuka lebar.

Di tengah ketidakpastian geopolitik, Paus baru menghadapi tindakan penyeimbangan diplomatik, serta pertikaian internal Gereja, dampak berkelanjutan dari skandal pelecehan anak oleh imam, dan bangku-bangku gereja di Barat yang semakin kosong.

Battista Re juga meminta para kardinal untuk berdoa bagi "seorang Paus yang tahu cara terbaik untuk membangkitkan hati nurani semua orang dalam masyarakat saat ini, yang ditandai oleh kemajuan teknologi yang hebat tetapi cenderung melupakan Tuhan.

Misa tersebut merupakan ritual terakhir yang dirayakan secara publik sebelum Paus ke-267 Gereja diperkenalkan kepada dunia dari balkon Basilika Santo Petrus.

Baik Fransiskus maupun pendahulunya Benediktus XVI terpilih dalam waktu dua hari, tetapi pemilihan paus terlama dalam sejarah Gereja berlangsung selama 1.006 hari, dari tahun 1268 hingga 1271.

Dengan kehadiran kardinal dari sekitar 70 negara, konklaf kali ini adalah yang terbesar yang pernah ada, dan Paus berikutnya harus mengamankan sedikitnya 89 suara atau mayoritas dua pertiga.

Para kardinal yang ikut harus berusia di bawah 80 tahun dan mereka menginap di wisma tamu Vatikan di Santa Marta, tempat Fransiskus dulu tinggal, dan Santa Marta Vecchia, sebuah bangunan di sebelahnya yang biasanya menjadi tempat tinggal para pejabat Vatikan.

  • Konklaf

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.