Luhut Kritik Keras Purnawirawan TNI Desak Gibran: Siapa yang Paling Bijak dalam Politik?

Selasa, 06 Mei 2025, 13:05 WIB

JAKARTA – Desakan sejumlah purnawirawan TNI agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dicopot dari jabatannya menuai kritik tajam dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut menyebut tindakan tersebut sebagai "kampungan" dan menggarisbawahi pandangannya tentang sikap bijak yang seharusnya dimiliki para purnawirawan.

Ket. Foto: Luhut menyebut tindakan mendesak Gibran dicopot sebagai Wapres RI sebagai tindakan "kampungan". — Sumber: ANTARA/yds

Menurut Luhut, alih-alih menciptakan kegaduhan ("ribut-ribut"), fokus seharusnya diberikan pada dukungan terhadap pemerintah di tengah kondisi global yang menantang.

"Kita itu harus kompak, gitu saja sekarang. Ini keadaan dunia begini, ribut-ribut begitu kan kampungan itu. Kita harus fokus gimana mendukung pemerintahan dengan baik," ujar Luhut di Istana Negara, Senin (5/5). Baginya, sikap yang bijak adalah mendukung stabilitas dan kinerja pemerintahan.

Desakan pencopotan Gibran ini sendiri datang dari forum yang melibatkan lebih dari 300 purnawirawan lintas matra, termasuk sejumlah jenderal, laksamana, dan marsekal purnawirawan terkemuka. Tuntutan ini merupakan bagian dari tujuh tuntutan lain yang mereka sampaikan terkait kondisi terkini bangsa.

Menanggapi kritik tersebut, perwakilan forum purnawirawan menekankan bahwa tindakan mereka dilandasi oleh keprihatinan mendalam terhadap negara.

"Sebagai anak bangsa yang pernah mengabdi, kami merasa terpanggil untuk menyampaikan aspirasi dan keprihatinan kami. Tuntutan ini lahir dari evaluasi mendalam, bukan sekadar 'ribut-ribut'," ujar Mayjen TNI (Purn) Budi, salah satu perwakilan forum. Ia menambahkan, menyampaikan pandangan kritis adalah bagian dari sikap bijak sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

Tindakan kontroversi ini memang menyoroti perbedaan pandangan mengenai peran dan sikap yang tepat bagi purnawirawan dalam kancah politik dan kebangsaan setelah masa dinas aktif berakhir.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Yuniar Dwi Setiawati

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.