Perkuat Ekspor dan Efisiensi Biaya, SIG Genjot Proyek Strategis di Tuban
Senin, 05 Mei 2025, 19:40 WIBJAKARTA - Di tengah tantangan industri semen domestik yang tengah terkoreksi, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menunjukkan langkah strategis yang progresif dengan memperkuat penetrasi pasar ekspor serta mengoptimalkan efisiensi biaya operasional.
Pada kuartal I tahun 2025, SIG mencatatkan volume penjualan sebesar 8,57 juta ton dengan pendapatan mencapai 7,65 triliun rupiah.
Dalam laporan kinerja keuangannya, SIG juga membukukan laba sebelum pajak sebesar 102 miliar rupiah dan laba bersih periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 43 miliar rupiah.
Meskipun pasar domestik mengalami tekanan, SIG mampu mencatatkan pertumbuhan signifikan di kawasan regional dengan peningkatan penjualan sebesar 13,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), atau setara 2,37 juta ton semen.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa kinerja ini dicapai berkat strategi perusahaan yang fokus menangkap peluang di pasar ekspor, seiring dengan penurunan beban pokok pendapatan sebesar 1,2 persen menjadi 6,09 triliun rupiah dan efisiensi biaya operasional sebesar 2,6 persen yoy menjadi 1,26 triliun rupiah.
Biaya keuangan bersih juga berhasil ditekan hingga 30,7 persen yoy menjadi 179 miliar rupiah, seiring menurunnya beban utang berbunga. âStrategi SIG untuk menggarap peluang di pasar regional terbukti berhasil menyumbang penjualan yang signifikan di tengah persaingan retail yang ketat,â ujar Vita, Senin (5/5).
Dermaga Baru
Sebagai langkah memperkuat fondasi ekspor jangka panjang, SIG kini tengah mempercepat pembangunan proyek dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur.
Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dengan produsen semen global Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang.
Dermaga baru ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas ekspor SIG hingga 1 juta ton semen per tahun, dengan fokus pada produk semen tipe khusus yang ditujukan ke pasar internasional, terutama Amerika Serikat.
âProyek ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat daya saing ekspor sekaligus memperluas jaringan distribusi global perusahaan,â kata Vita.
Langkah ini tidak hanya akan membantu SIG mengatasi tekanan pasar domestik akibat kelebihan pasokan (oversupply), tetapi juga menjadikan ekspansi internasional sebagai arena pembuktian bahwa produk semen dalam negeri mampu bersaing di level global.
Di sisi lain, SIG tetap fokus mempertahankan kepemimpinan di pasar domestik dengan pendekatan yang lebih tersegmentasi di tiap daerah.
Salah satu strategi yang terus dikembangkan adalah menghadirkan produk semen hijau dan inovatif, termasuk bata interlock presisi yang mendukung program pemerintah membangun 3 juta rumah rakyat.
âDengan portofolio produk yang inovatif dan ramah lingkungan, SIG tidak hanya mendukung pembangunan nasional tetapi juga memperkuat citra perusahaan sebagai pemimpin industri yang adaptif dan berkelanjutan,â ujar Vita.
Langkah ekspansi dan efisiensi yang dilakukan SIG menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan usaha di tengah dinamika industri semen global yang kian kompetitif. Pembangunan fasilitas pendukung ekspor dan diversifikasi produk menjadi kunci utama SIG dalam mempertahankan daya saing dan menciptakan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.
âSIG siap melayani pasar internasional dengan membawa produk kebanggaan anak bangsa ke kancah dunia. Ini bukan hanya strategi bisnis, tapi juga bagian dari misi nasional untuk menunjukkan kapasitas industri Indonesia di mata global,â pungkasnya.
Berita Terkait:
-
Rizwan Fadilah dan RnBoyz Kolaborasi dengan Mahalini untuk Lagu “Seketika”
-
Pasar Latin Nggak Bisa Diabaikan Lagi: Cili Buktiin Dagang RI Naik 12% Pasca CEPA
-
Pemkot Jaksel Targetkan Keruk 6.842 Meter Kubik Lumpur Kali Krukut
-
Hasil Liga Italia: AC Milan Dipermak Udinese 0-3 di San Siro
-
Dorong Penerapan K3 dan MCU Berkala, BKKP Jalin Kerjasama dengan UPP Indramayu
-
Dampak Geopolitik Global, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Kompak Naik di Bulan Mei
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
Jadi Sorotan Dunia karena Kontroversi, Folarin Balogun Gagal Bersinar saat AS Tersingkir dari Belgia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.