Jelang Waisak di Borobudur, Persiapan Matang Sambut Puluhan Ribu Umat dan Wisatawan
Senin, 05 Mei 2025, 11:15 WIBMAGELANG - Kompleks Candi Borobudur bersiap menyambut puluhan ribu umat Buddha dan wisatawan dalam perayaan Hari Tri Suci Waisak 2569 BE yang akan berlangsung pada 4-12 Mei 2025.
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran dan kekhidmatan acara spiritual, sekaligus mendorong perekonomian lokal.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyatakan bahwa perayaan Waisak bukan hanya momen spiritual, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat sekitar Borobudur. Pihaknya telah membuka penjualan tiket Festival Lampion Waisak Nasional sejak 4 Maret, dengan puncak acara pelepasan 2569 lampion pada 12 Mei mendatang.
Rangkaian acara Waisak tahun ini juga akan dimeriahkan dengan kedatangan 34 Bhikkhu Thudong dari berbagai negara yang telah menempuh perjalanan lebih dari 2.600 km sejak Februari.
Para Bhikkhu akan tiba di Borobudur pada 10 Mei dan beristirahat hingga puncak perayaan. Detik-detik Waisak akan jatuh pada Senin, 12 Mei pukul 23.55.29 WIB, diikuti dengan pradaksina mengelilingi candi.
Selain ibadah, perayaan Waisak juga akan diisi dengan bakti sosial kesehatan gratis dan Pasar Medang yang melibatkan 60 UMKM lokal. Berbagai atraksi seni budaya dan workshop juga akan memeriahkan acara bertajuk Unveiling Borobudur.
Prof. Dr. Tjahjono Prasetyo, seorang sosiolog pariwisata dari Universitas Gadjah Mada, mengapresiasi persiapan yang matang ini. "Perayaan Waisak di Borobudur bukan hanya acara keagamaan, tetapi juga potensi besar untuk spiritual tourism yang berkelanjutan. Keterlibatan UMKM lokal dan fokus pada pengalaman mendalam bagi pengunjung adalah langkah yang tepat," jelasnya.
Bhante Dhammavuddho Thera, seorang tokoh agama Buddha, juga menekankan pentingnya kekhidmatan acara.
"Persiapan yang baik dari segi logistik dan keamanan akan membantu umat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Kedatangan para Bhikkhu Thudong juga menjadi inspirasi dan memperkuat nilai-nilai spiritual Waisak," katanya.
InJourney mengimbau seluruh peserta untuk mengenakan busana serba putih dan sopan selama perayaan Waisak. Diharapkan, perayaan tahun ini tidak hanya memberikan pengalaman spiritual yang mendalam tetapi juga dampak positif bagi masyarakat dan pariwisata di kawasan Borobudur.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Yuniar Dwi Setiawati
Berita Terkait:
-
Siap-siap, Gangguan Selat Hormuz Berpotensi Dongkrak Kenaikan Biaya Logistik
-
Pemkot Bogor Siapkan WFH untuk Efisiensi Energi
-
Rasakan Suasana Kuliah di Inggris Sambil Naik MRT Jakarta Lewat Kampanye Study UK
-
Kaltim Siapkan Langkah Strategis Antisipasi Peningkatan Wisatawan di Periode Libur Lebaran
-
PP Tunas Berlaku, MUI Minta Orang Tua Tingkatkan Literasi Digital dan Awasi Aktivitas Anak di Medsos
-
Pemprov DKI dan Muhammadiyah Bersinergi Wujudkan Jakarta sebagai Kota Global
-
BPBD Jaktim Pantau Titik Rawan Banjir di Rawa Terate
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.