Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“YouTuber” Asing Mengatakan Perayaan Seba Badui Bisa Mendunia

📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 23:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
“YouTuber” Asing Mengatakan Perayaan Seba Badui Bisa Mendunia Doc: ANTARA
Ket. Fatih, seorang YouTuber asal Turki saat ditemui di Lebak, Sabtu (3/5/2025).  

LEBAK – Seorang YouTuber asing menyebutkan perayaan upacara tradisi Seba Badui yang digelar di Pendopo Kabupaten Lebak dan Gedung Negara Provinsi Banten bisa mendunia karena memiliki keunikan suku terasing.

"Saya yakin perayaan Seba Badui bisa memiliki nilai jual yang mendunia, seperti suku terasing di beberapa negara yang sudah saya kunjungi, seperti suku aborigin di Australia, suku Amish di Amerika Serikat, dan suku Incha di Manchu Pichu Peru," kata Fatih, seorang YouTuberasal Turki saat ditemui di Lebak, Sabtu(03/5).

Oleh karena itu, katanya, Pemerintah Republik Indonesia perlu melestarikan khasanah budaya masyarakat Badui karena cukup menarik dan menyenangkan.

Perayaan Seba Badui yang dihadiri ribuan orang itu tidak ada satupun yang bercanda maupun berbicara ketika mengikuti prosesi sakral untuk mendengarkan pituah yang diungkapkan oleh tetua adat.

Selain itu juga keunikan warga Badui terdapat dua kelompok yang berbeda menggunakan busana yaitu kelompok Badui Dalam mengenakan pakaian putih dan ikat kepala (lomar) putih. Sedangkan kelompok Badui Luar mengenakan busana hitam dan ikat kepala (lomar) biru.

Meski mereka satu adat dan sama-sama tinggal di pemukiman masyarakat Badui, namun berbeda antara Badui Dalam dan Badui Luar.Untuk Badui Dalam, kemana pun mereka bepergian berjalan kaki dan dilarang menggunakan kendaraan.

Masyarakat Badui hingga kini masih mempertahankan adat istiadat dan menolak kehidupan modern.

"Kami sudah mengunjungi pemukiman Badui, namun tidak ada sarana infrastruktur jalan aspal, listrik dan kendaraan," kata Fatih.

Ia mengatakan dirinya kali pertama mendatangi perayaan Seba Badui dan sebelumnya sudah dipelajari melalui internet. Oleh karena itu, perayaan Seba yang dilaksanakan masyarakat Badui sangat menarik untuk di-publish agar dikenal di negaranya.

"Kami berharap tahun depan bisa kembali ke sini untuk merayakan Seba," katanya.

Tetua Adat Badui atau tokoh adat masyarakat Badui Djaro Tanggungan 12 Saidi Putra mengatakan perayaan upacara adat Seba Badui sebagai bentuk rasa syukur atas hasil pertanian ladang selama setahun, seperti beras, talas, gula merah, pisang dan aneka sayuran kepada kepala pemerintahan.

Perayaan Seba Badui 2025 dihadiri sebanyak 1.769 orang dan masuk Seba Gede atau Seba besar dengan jumlah cukup banyak.

"Kami setiap tahun rutin melakukan upacara perayaan Seba Badui untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa juga nilai-nilai toleransi, karena bangsa ini memiliki keberagaman suku, budaya, sosial dan agama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Langkah Darurat Diterapkan ...
Ekonomi
Perkembangan Investasi Pusa...
Luar Negeri
Separuh Anak Dunia Terpapar...

Xi: Tiongkok Dukung Myanmar dalam Jaga Kedaulatan

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Xi: Tiongkok Dukung Myanmar...
Luar Negeri
Negara G7 Desak Russia Akhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.