RS Pemerintah akan Berstandar Tinggi, Menkes Minta Dokter Lokal Terlibat
Sabtu, 03 Mei 2025, 22:03 WIBJAKARTA - Pemerintah berencana membangun dan memperkuat rumah sakit pemerintah berstandar tinggi di 514 kabupaten dan kota. Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin meminta para dokter spesialis lokal untuk terlibat dalam pemanfaatan fasilitas tersebut.
"Dalam skema ini, Kemenkes juga meminta keterlibatan lebih banyak dokter spesialis lokal, terutama putra daerah, agar alat-alat yang didatangkan bisa dioperasikan secara optimal," ujar Budi, dalam keterangan resminya, Sabtu (3/5).
Dia menjelaskan, RS pemerintah nantinya akan dilengkapi peralatan medis canggih dan memiliki standar pelayanan kesehatan yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya. Fasilitas tersebut akan menargetkan layanan terhadap penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia, yakni stroke, jantung, kanker, ginjal, serta kesehatan ibu dan anak.
"Strateginya adalah memastikan setiap kabupaten dan kota bisa melayani dan menyembuhkan pasien dengan penyakit-penyakit tersebut tanpa perlu dirujuk ke kota besar," jelasnya.
Menkes menyebut, penyakit seperti stroke dan jantung memiliki masa penanganan yang sangat sempit atau golden period. Untuk stroke, harus ditangani dalam waktu kurang dari dua jam. Sementara jantung maksimal dalam enam jam.
Dia melanjutkan, pihaknya menargetkan agar 70 hingga 80 persen kasus stroke dan jantung bisa ditangani langsung di daerah. Dengan demikian, kesiapan SDM di daerah menjadi penting.
"Tinggal kesiapan tempat dan SDM-nya yang harus dipenuhi. Ini jadi tanggung jawab bersama dengan pemerintah daerah," katanya.
Dia menjelaskan, tak hanya rumah sakit, pihaknya juga akan mengirimkan alat kesehatan ke 10.000 Puskesmas di seluruh Indonesia. Peralatan tersebut meliputi hematology analyzer, chemical analyzer, dan EKG.
Menkes menekankan, pembangunan sistem kesehatan nasional tidak bisa hanya ditangani oleh pemerintah pusat. Keterlibatan pemerintah daerah sangat penting, baik dalam penyediaan tenaga kesehatan maupun dalam operasionalisasi layanan.
âKesehatan itu isu penting bagi masyarakat. Saya titip pesan kepada para gubernur dan bupati, bantu kami isi RS dengan SDM yang mumpuni,â ucapnya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Mentoring Class KASI PANDU PPI Dunia 2026 Sukses Berjalan, Jembatani Pelajar Indonesia dengan Mentor Nasional dan Global
-
New York Knicks Unggul 3-2 atas Atlanta Hawks
-
Energi Biru Dipacu, NTB Percepat Pembangunan PLTAL Selat Alas
-
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Bakal Bangun Pasar Induk Modern
-
BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Wakatobi
-
Gerakan Literasi Perkuat Aktivitas Anak Tanpa Ketergantungan Gawai
-
Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan KA di RSUD Bekasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.