AS Menunggu Niat Baik Tiongkok untuk Meredakan Perang Dagang

Selasa, 29 Apr 2025, 23:55 WIB
WASHINGTON – Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, pada Senin (28/4)  mengatakan “semua aspek” pemerintahan AS tengah berhubungan dengan Tiongkok, namun Beijing-lah yang harus mengambil langkah pertama dalam meredakan ketegangan tarif dengan AS akibat ketidakseimbangan perdagangan antara kedua negara.
"Kita lihat saja nanti," katanya dalam wawancara dengan CNBC (Consumer News and Business Channel)  "Seperti yang sudah saya katakan berulang kali, saya yakin Tiongkok harus meredakan ketegangan karena mereka menjual lima kali lebih banyak kepada kita daripada yang kita jual kepada mereka, jadi tarif 125 persen ini tidak bisa dipertahankan."
Pembebasan tarif oleh Tiongkok terhadap beberapa barang menunjukkan bahwa mereka tertarik untuk mengurangi ketegangan, katanya, seraya menambahkan bahwa ia memiliki "tangga eskalasi di saku belakang saya, dan kami sangat khawatir tidak harus menggunakannya".
Eskalasi dapat mencakup "embargo", katanya.
Bessent mengatakan AS telah mengesampingkan Tiongkok untuk saat ini karena negara itu tengah mengupayakan kesepakatan dagang dengan 15 hingga 17 negara lain. Ia mengatakan tidak akan terkejut jika kesepakatan dagang dengan India menjadi yang pertama diumumkan.
Ia juga mengatakan bahwa pejabat AS bertemu dengan rekan-rekan mereka dari Tiongkok selama pertemuan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia di Washington DC minggu lalu untuk membicarakan tentang “stabilitas keuangan” tetapi tidak mengindikasikan bahwa pembahasan perdagangan muncul selama pembicaraan tersebut. 
  • perang tarif

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.