Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apindo Tak Khawatir LG Mundur dari Proyek Baterai Kendaraan Listrik, Ini Alasannya

📅 Senin, 28 Apr 2025, 14:17 WIB | Oleh:
Apindo Tak Khawatir LG Mundur dari Proyek Baterai Kendaraan Listrik, Ini Alasannya Doc: antara foto
Ket. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan tidak khawatir dengan mundurnya perusahaan Korea Selatan, LG Energy Solution dari konsorsium proyek baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menyampaikan mundurnya LG dari proyek tersebut tidak bisa disimpulkan secara terburu-buru, terutama dikaitkan dengan ekosistem industri baterai EV di Indonesia. Menurutnya, investor lain juga sudah siap masuk untuk menggantikan LG dalam konsorsium proyek itu.

“Jadi, banyak walaupun LG punya planning lain, tapi banyak juga yang sudah siap daripada investor lain yang mau masuk, termasuk juga Korea melihat dari banyak sektor,” ujar Shinta di Jakarta, Senin (28/4).

Shinta mengatakan mundurnya LG harus dilihat secara jeli. Menurutnya, jika dikaitkan dengan ekosistem industri baterai yang ada di Indonesia, hal tersebut tidaklah tepat.

Lebih lanjut, keputusan mundur ini tidak hanya dari sisi LG saja, tetapi Pemerintah Indonesia yang meminta perusahaan tersebut untuk mundur lantaran negosiasi yang berjalan terlalu lama.

Selain itu, tarif resiprokal yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, sehingga membuat LG memiliki rencana lain.

"Mereka juga demand daripada EV itu juga berbeda, dan mereka juga harus memperhatikan untuk investasi di Amerika Serikat. Karena dengan adanya IRA, Inflation Reduction Act, itu kan sangat mempengaruhi. Tapi kita nggak usah khawatir," katanya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan LG Energy Solution tidak mengundurkan diri dari sebagian investasinya di proyek ekosistem baterai, tetapi Pemerintah Indonesia yang meminta LG mundur karena negosiasinya berjalan terlalu lama.

Rosan mengatakan negosiasi dengan LG telah berjalan selama lima tahun sejak 2020.

“Tadi dikatakan bahwa dari sana (LG) memutus, sebetulnya lebih tepatnya dari kami yang memutus. Itu berdasarkan surat tanggal 31 Januari 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. Kenapa dikeluarkan surat itu? Karena, memang negosiasi ini sudah terlalu lama, sedangkan kami ingin semua ini berjalan dengan baik, dengan cepat karena negosiasinya sudah berlangsung lima tahun," kata Rosan saat jumpa pers di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/4) malam.

Rosan melanjutkan surat itu kemudian diterbitkan untuk LG, karena investor China Huayou telah menyatakan keinginannya berinvestasi pada sektor ekosistem baterai. Keinginan Huayou untuk masuk dalam konsorsium proyek baterai di Indonesia itu diungkap sejak tahun 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

36 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.