Perundingan Jepang-AS Redakan Kekhawatiran Pasar tentang Yen

Sabtu, 26 Apr 2025, 15:57 WIB

TOKYO - Pertemuan menteri keuangan Jepang dan menteri keuangan AS di Washington DC pada Kamis (24/4) tampaknya meredakan kekhawatiran belakangan ini atas menguatnya yen.

Menteri Keuangan Jepang, Katsunobu Kato, mengatakan AS tidak membahas target mata uang dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 50 menit itu.

Ket. Foto: Menkeu AS, Scott Bessent dan Menkeu Jepang, Katsunobu Kato — Sumber: Istimewa

Ia mengatakan, "Tidak ada pembicaraan dari pihak AS tentang level mata uang, target atau kerangka kerja apa pun untuk mengelola nilai tukar."

Menurut Kato, ia dan Menteri Keuangan Scott Bessent sepakat bahwa nilai tukar harus ditentukan pasar.

Mereka juga menegaskan bahwa pasar mata uang yang sangat bergejolak atau tidak teratur dapat merusak stabilitas ekonomi dan keuangan. Kato mengatakan ia dan Bessent sepakat untuk terus berkonsultasi erat mengenai isu mata uang.

Pertemuan itu terjadi setelah Presiden AS Donald Trump berulang kali mengatakan yen terlalu lemah terhadap dolar. Dalam komentarnya pada hari Rabu (23/4), Trump mengatakan Jepang selalu berupaya mempertahankan mata uangnya tetap rendah.

Komentar Trump memicu spekulasi bahwa Washington DC akan mendorong yen yang lebih kuat, yang mendorong kenaikan mata uang baru-baru ini. Pertemuan Kato-Bessent ini tampaknya telah meredakan sebagian kekhawatiran tersebut dengan melemahnya yen dalam perdagangan di Tokyo pada Jumat (25/4). ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.