Pemkab Pulang Pisau Komit Dukung Pendirian Sekolah Rakyat
Sabtu, 26 Apr 2025, 14:15 WIBPemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan dukungan terhadap pendirian Sekolah Rakyat (SR) dan memfasilitasi anak-anak dari keluarga ekonomi kurang mampu bisa mendapatkan pendidikan layak.
"Program pemerintah pusat ini harus bisa dilaksanakan di kabupaten kita setelah mendapat surat melalui Kementerian Sosial. Ini kesempatan emas bagi kita dengan langsung membalas surat tersebut dan memerintahkan Sekda untuk menindaklanjuti,â kata Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa`i di Pulang Pisau, Sabtu,
Ahmad Rifa`i mengatakan Sekda bersama dinas terkait diminta memfinalkan pendirian Sekolah Rakyat dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain masalah sertifikat lahan untuk lokasi.
Tim dari pemerintah pusat nantinya akan turun untuk mengecek layak atau tidak layak untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.
âDari empat daerah itu, Pulang Pisau paling siap dan lahan yang menjadi lokasi sudah memiliki sertifikat. Kawasan ini juga terintegrasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Bumi Perkemahan (Buper),â kata Ahmad Rifa`i.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pulang Pisau Tony Harisinta menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten sangat siap mendukung.
Tony Harisinta yang sebelumnya ikut dalam rapat pembahasan usulan lokasi Sekolah Rakyat di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata menyebutkan bahwa sekolah ini didirikan mulai tingkat sekolah dasar (SD), menengah (SMP), dan atas (SMA).
Dia mengatakan pemerintah pusat memfasilitasi mulai dari pembangunan sarana prasarana hingga tenaga pendidik dengan target sebanyak 1.000 peserta didik, diperuntukkan bagi anak-anak dari masyarakat miskin atau kurang mampu pada level ekstrem satu.
âTidak menutup kemungkinan sekolah ini bisa menjadi salah satu sekolah unggulan untuk mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing,â ucapnya.
Ia menjelaskan sekolah tersebut juga memiliki asrama untuk peserta didik dan bagi para guru. Pendirian Sekolah Rakyat ini menjadi salah satu program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di daerah, yang menjadi juga program dari Presiden Prabowo Subianto.
Untuk tenaga guru pendidik, lanjut dia, nantinya bisa direkrut atau diambil dari guru-guru yang tidak masuk dalam basis data Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Untuk lokasi yang dipilih, kata dia, di Desa Mentaren II dimana ada lahan seluas 15 hektare yang sudah clear and clean, dan lima hektare diantaranya dihibahkan untuk kawasan pembangunan Sekolah Rakyat ini.
- Sekolah Rakyat
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Bupati Tulungagung Memang Kelewatan, Sepatunya Seharga Rp129 Juta
-
Angkatan udara Israel Sebut Telah Menyerang Situs Nuklir Iran
-
HUT ke-76 BTN, Mantapkan Arah Transformasi sebagai Mitra Finansial Keluarga Indonesia
-
Angkat Seni Budaya Sunda, Kemenekraf Perkuat Melalui AKTIF Musik
-
Memperketat Pengawasan Hutan untuk Menekan Aktivitas Tambang Ilegal
-
Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat Lombok Timur Prioritaskan Warga Miskin
-
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Narkoba “The Doctor”, Terungkap Punya Atasan di Malaysia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.