Wamena Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan, Kemenpar Fokus Kembangkan Budaya dan Agrowisata.

Jumat, 07 Agu 2026, 21:01 WIB

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung pengembangan daerah Wamena di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, sebagai salah satu destinasi budaya dan agrowisata unggulan.

Saat melakukan kunjungan kerja di Wamena pada Kamis (6/8), Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan bahwa kekayaan tradisi masyarakat adat, warisan budaya, dan produk unggulan lokal Wamena dapat menghadirkan pengalaman wisata autentik.

Ket. Foto: Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengunjungi Desa Wisata Aikima di Kabupaten Jayawijaya pada Kamis (6/8). — Sumber: Antara Foto

Sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian yang dikonfirmasi di Jakarta pada Jumat, ia menyebutkan bahwa mumi berusia lebih dari 300 tahun di Desa Wisata Aikima bisa menjadi daya tarik utama pariwisata di daerah itu.

Mumi Kepala Suku Wirafak Elosak yang diyakini hidup pada masa perang antarsuku serta cerita turun-temurun mengenai pengawetan jasadnya bisa menjadi narasi yang menarik bagi para wisatawan.

Selain itu, pemerintah daerah bisa menawarkan pengalaman hidup bersama masyarakat adat di Desa Wisata Kumugima, seperti mengajak mereka menyaksikan tradisi bakar batu, pertunjukan tari, dan kegiatan warga di rumah adat yang disebut honai.

Di Desa Wisata Kumugima, warga masih melestarikan tradisi memasak makanan menggunakan metode bakar batu, tari-tarian tradisional, dan rumah adat warisan leluhur.

Selain itu, Wakil Menteri Pariwisata menyampaikan, para wisatawan bisa diajak menyaksikan kegiatan para perajin noken khas Papua.

Menurut dia, pemerintah daerah juga bisa mengembangkan potensi usaha agrowisata kebun nanas dan kebun kopi di Wamena. ​​​​​​​

"Kami ingin mendorong agar pariwisata tumbuh dengan bertumpu pada kekuatan budaya dan potensi lokal yang dimiliki daerah," katanya.

"Mudah-mudahan dengan mengembangkan dan mengemas lebih banyak daya tarik wisata yang ada di sini, kita bisa meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menghadirkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata maupun agrowisata," ia menjelaskan.

Kementerian Pariwisata menjalankan berbagai program untuk mendukung upaya pengembangan pariwisata daerah, termasuk di antaranya program desa wisata untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.

Pemerintah menargetkan pengembangan jejaring yang mencakup 6.200 lebih desa wisata, pendampingan bagi pengelola desa wisata dan masyarakat sadar wisata, serta fasilitasi bagi pelaku usaha di desa wisata untuk mengikuti sertifikasi halal.

Kementerian Pariwisata juga mendukung pengembangan layanan pariwisata minat khusus seperti gastronomi, bahari, kebugaran, wastra, serta seni dan desain untuk menarik wisatawan berdaya beli tinggi.

Pemerintah menyediakan dukungan yang mencakup pelaksanaan kurasi, pengembangan paket wisata, dan pendampingan dalam upaya pengembangan layanan pariwisata berkualitas.

Di samping itu, Kementerian Pariwisata mendukung penyelenggaraan acara dan kegiatan khusus berciri khas Indonesia melalui Karisma Event Nusantara (KEN) dan Event by Indonesia.

Wakil Menteri Pariwisata menyampaikan bahwa wisatawan mancanegara sudah mulai tertarik untuk mengeksplorasi objek wisata Wamena.

Setelah berbincang dengan sejumlah wisatawan asal Italia yang mengunjungi Wamena, dia menyampaikan bahwa mereka memasukkan Wamena ke dalam daftar tujuan perjalanan mereka setelah mengunjungi Raja Ampat agar dapat menikmati keunikan budaya dan menghadiri Festival Budaya Lembah Baliem.

Menurut dia, pernyataan wisatawan mancanegara itu menunjukkan potensi Wamena sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya.

Oleh karena itu, dia mendorong kolaborasi pemerintah daerah dengan pemangku kepentingan terkait lain guna mengembangkan Wamena menjadi daerah tujuan wisata budaya unggulan serta daerah wisata berkelanjutan.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.