Jambin Bambang Rumono Buka PPPJ 2025: Tegaskan Pentingnya Integritas dan Kesiapan Hadapi Tantangan Era Digital

Kamis, 24 Apr 2025, 16:33 WIB

JAKARTA – Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXII Gelombang I Tahun 2025 resmi dibuka Kamis (24/4). Pembukaan dilakukan oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) Bambang Sugeng Rumono mewakili Jaksa Agung ST Burhanuddin. Acara ini menjadi momen penting dalam mencetak kader-kader Jaksa yang akan menjadi ujung tombak penegakan hukum di Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Harli Siregar, dalam keterangan resminya menyampaikan PPPJ tahun ini diikuti oleh 355 peserta, termasuk lima peserta dari unsur Oditur Militer.

Ket. Foto: Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) Bambang Sugeng Rumono mewakili Jaksa Agung ST Burhanuddin membuka PPPJ Angkatan 82 Gelombang I Tahun 2025, di Jakrta, Kamis (24/4). — Sumber: istimewa

Keikutsertaan peserta dari militer ini merupakan bagian dari penguatan sinergi antara Kejaksaan dan institusi militer dalam penegakan hukum nasional. “PPPJ bukan hanya mendidik kemampuan teknis menjadi jaksa, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan integritas. Nilai-nilai Tri Karma Adhyaksa dan Trapsila Adhyaksa Berakhlak harus menjadi pedoman para calon jaksa dalam menjalankan tugasnya nanti,” ujar Harli, mengutip amanat Jaksa Agung.

Jaksa Agung dalam amanatnya menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian penting dalam transformasi sumber daya manusia Kejaksaan dalam menyongsong Visi Indonesia Emas 2045.

Para peserta diharapkan mampu beradaptasi dengan dinamika hukum yang terus berkembang, termasuk dalam menghadapi pemberlakuan KUHP Nasional pada 2026 dan revisi KUHAP yang sedang dibahas.

Lebih lanjut, Jaksa Agung meminta peserta untuk memperdalam pemahaman terhadap berbagai tindak pidana strategis, seperti tindak pidana korupsi dan pencucian uang, tindak pidana narkotika, perkara koneksitas sipil-militer,dan penerapan keadilan restoratif.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi tantangan era digital, seperti kejahatan dunia maya, penggunaan kecerdasan buatan dalam kejahatan, dan kompleksitas penentuan tempus serta locus delicti dalam ruang siber.

“Jaksa masa depan harus menguasai aspek teknis dan yuridis penanganan perkara digital. Materi pelatihan harus selalu diperbarui agar tetap relevan,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Jaksa Agung menitipkan pesan khusus kepada para pengajar dan penyelenggara diklat agar hanya meluluskan peserta yang benar-benar memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

“Saya titip anak-anak saya, Tunas Adhyaksa calon penerus institusi. Didik dan bentuk mereka dengan sepenuh hati. Masa depan Kejaksaan ada di tangan mereka,” ucapnya.

Jaksa Agung Muda Pembinaan secara resmi membuka PPPJ Angkatan 82 Gelombang I Tahun 2025, dan mengajak seluruh peserta untuk mengikuti proses pelatihan dengan semangat, kesungguhan, dan tanggung jawab tinggi.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.