Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rawan tumbang, Sudin Tamhut Jaksel pangkas pohon

📅 Senin, 21 Apr 2025, 21:35 WIB | Oleh:
Rawan tumbang, Sudin Tamhut Jaksel pangkas pohon Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan.
Ket. Petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Selatan memangkas pohon cegah tumbang, Jakarta, Senin (21/4).

Jakarta -- Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan memangkas empat pohon mahoni setinggi 12 meter di Jalan Tebet Timur Dalam Raya, Tebet, untuk mencegah tumbang.

"Karena kita tahu pada musim hujan ini rawan terjadinya pohon tumbang dikarenakan usianya dan juga karena sudah keropos," kata Pengawas Penopingan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Selatan, Suryadi di Jakarta, Senin.

Suryadi mengatakan pemangkasan atau penopingan pohon ini melibatkan delapan personel.

Mereka dibekali dengan peralatan seperti tali tambang, golok dan gergaji mesin serta satu unit mobil dumptruck untuk mengangkut sampah ranting bekas penopingan.

Lurah Tebet Timur, Lukman Haris mengatakan ada permintaan dari warga untuk melakukan pemangkasan pohon di Jalan Tebet Timur Dalam Raya karena pohon-pohonya sudah lebat semua.

"Ini rawan terjadinya pohon tumbang, dengan adanya penopingan ini, saya ucapkan terima kasih kepada Kasatpel Pertamanan dan tim penopingan," katanya.

Karena itu diharapkan dengan adanya pemangkasan ini dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Jaksel) akan membuat kompos dari bahan baku sampah ranting bekas penopingan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kandang, Jagakarsa.

Sudin Tamhut Jakarta Selatan (Jaksel) sejak awal Januari hingga Maret 2025 telah memangkas sebanyak 3.653 pohon agar tidak tumbang dan memastikan keamanan pengguna jalan.

Sebanyak 3.653 pohon itu terdiri dari penopingan ringan sebanyak 579 pohon, penopingan sedang sebanyak 1.971 pohon dan penopingan berat sebanyak 866 pohon.

Kemudian, sebanyak 161 pohon telah ditebang dan 76 pohon telah ditangani.

Penopingan pohon dinilai merupakan langkah penting untuk mengendalikan pertumbuhan pohon yang tidak teratur serta menjaga bentuk dan ukurannya agar tetap terkendali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Rona
7 Tahun Hiatus, Syahrini Co...
Luar Negeri
Tiba di AS, Xi Jinping Disa...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.