Dipaksa Bermain Lima Set, Bhayangkara Tumbang di Tangan Bank Sumsel

Minggu, 20 Apr 2025, 10:24 WIB

KEDIRI - Juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi dipaksa bermain lima set dan harus menyerah 2-3 (25-21, 19-25, 25-21, 18-25, 16-18) atas Palembang Bank SumselBabel pada laga penutup hari ketiga seri pertama final Proliga 2025 di GOR Jayabaya Kediri, Sabtu (19/4/2025) malam.

Laga kedua tim itu berlangsung seru dan ketat sepanjang lima set tersebut. Kedua tim menampilkan permainan berimbang.

Ket. Foto: Pemain Bhayangkara Presisi melakukan smas dalam laga kontra Bank Sumsel di babak final four Proluga 2025 di GOR Jayabaya Kediri, Sabtu (19/4). — Sumber: istimewa

Pada set pertama Bhayangkara mendominasi pengumpulan poin, meski Bank Sumsel memberikan perlawanan. Set pertama itu disudahi sang juara bertahan dengan 25-21.

Pada set berikutnya atau set kedua, giliran Sigit Ardian dkk, mendominaai pengumpulan angka. Dan, pada set kedua itu tim besutan Iwan Dedi Setyawan menang 25-13.

Setelah skor 1-1,laga berlangsung makin seru. Kedua tim menunjukkan permainan yang sangat berimbang. Namun, Bhayangkara menyelesaikan set itu dengan kemenangan 25-21.

Pada set keempat, Bank Sumsel yang menjadi tim terakhir yang lolos ke final four menunjukkan performa yang meningkat. Pada set ini, melalui servis Jordan Susanto melakukan servis ace hingga enam kali sehingga membuat tim asal Palembang itu unggul 25-18, sehingga laga memasuki set kelima.

Pada set penentuan ini, Bank Sumsel melaju dalam pengumpulan poin hingga 10-7. Akan tetapi, tim asuhan Reidel Toiran itu mampu menyamakan skor menjadi 12-12. Lalu kedua tim berbagi angka sama dari 14-14, 15-15, 16-16 dan ditutup 18-16 oleh Bank Sumsel.

Asisten pelatih Bank Sumsel, Memet Tarmedi mengaku senang timnya bisa memetik kemenangan. "Kemenangan ini adalah hasil dari evaluasi pada pertandingan melawan LavAni," tutur Memet usai laga.

Menurutnya,timnya bisa menang karena bisa menjaga ritme selama laga itu. "Sukses kami ini karena kebersamaan," lanjutnya.

Sementara itu, pelatih Bhayangkara, Reidel Toiran mengatakan kekalahan tim asuhannya nantinya akan dievaluasi menjelang seri kedua di Senarang nanti. "Kita akan pelajari apa yang menyebabkan kekalahan ini," ujar pelatih asal Kuba itu.

Jadwal Minggu (20/4/2025):

Jam 16.00 WIB: Electric PLN-Popsivo (putri)

Jam 19.00 WIB: LavAni-Samator (putra)

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.