Bukan Main-main, Trump akan Genjot Anggaran Pertahanan AS hingga $1 Triliun

Sabtu, 19 Apr 2025, 12:28 WIB

WASHINGTON — Berbicara pada Senin (14/4) malam di Gedung Putih, Presiden Donald Trump membuat pengumuman yang mengejutkan: Amerika Serikat tampaknya siap untuk mengajukan anggaran pertahanan pertamanya sebesar 1 triliun dolar AS.

"Kami juga pada dasarnya menyetujui anggaran, yang jumlahnya sekitar satu triliun dolar," kata Trump saat bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. "Satu triliun dolar, dan belum pernah ada yang seperti itu. Kami harus membangun militer, dan kami sangat memperhatikan biaya, tetapi militer adalah sesuatu yang harus kami bangun, dan kami harus kuat, karena sekarang ada banyak kekuatan jahat di luar sana.

Ket. Foto: Presiden AS Donald Trump berpidato dalam sebuah pertemuan untuk mengumumkan jet tempur generasi ke-6 F-47 di Ruang Oval Gedung Putih pada hari Jumat, 21 Maret 2025. — Sumber: Istimewa

“Jadi kami akan menyetujui anggaran, dan saya bangga untuk mengatakannya, sebenarnya, ini adalah anggaran terbesar yang pernah kami buat untuk militer.”

Dikutip dari Breaking Defense, setelah itu, Menteri Pertahanan Pete Hegseth tampaknya mengonfirmasi bahwa Trump merujuk pada permintaan tahun fiskal 2026, dengan mengatakan dalam pesannya di X, “SEGERA HADIR: anggaran @DeptofDefense TRILIUN dolar pertama.”

Kapan tepatnya anggaran tahun fiskal 2026 akan turun, atau seperti apa bentuknya, masih belum jelas. Ada pembicaraan tentang "anggaran tipis" dengan sedikit rincian yang akan disampaikan terlebih dahulu, dan rumor bahwa anggaran akan resmi dirilis pada bulan Mei, tetapi belum ada konfirmasi dari Gedung Putih atau Pentagon.

Dalam catatan kepada investor, analis TD Cowen Roman Schweizer menulis bahwa “berdasarkan Buku Hijau tahun lalu, kami berasumsi ini berarti peningkatan sebesar $50 miliar untuk Pertahanan Nasional 050, yang diproyeksikan sebesar $951 miliar untuk permintaan tahun fiskal 2026.”

Ia mencatat bahwa sementara sebagian besar pendanaan itu kemungkinan akan diberikan kepada Departemen Pertahanan, sebagian mungkin juga dialokasikan untuk program senjata nuklir Departemen Energi.

"Kami yakin telah terjadi diskusi di dalam Pemerintahan dan di Kongres yang mempertemukan para pendukung anggaran pertahanan yang lebih besar dengan mereka yang mendukung pembatasan anggaran pertahanan," tulis Schweizer. "Sepertinya — setidaknya untuk saat ini — para pendukung anggaran pertahanan telah menang."

  • anggaran pertahanan
  • Donald Trump

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.