- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Pertimbangkan Pecat ...
Trump Pertimbangkan Pecat Jerome Powell, Pasar Cemas Soal Independensi The Fed
Jumat, 18 Apr 2025, 16:30 WIBPresiden AS Donald Trump kembali menggemparkan dunia ekonomi dengan mempertimbangkan pemecatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell, menyusul ketidaksepakatan berkepanjangan terkait kebijakan suku bunga. Trump menyuarakan ketidakpuasannya secara terbuka, menyebut Powell sebagai Ketua Fed yang "buruk" dan "terlalu lambat" dalam memangkas suku bunga.
Meskipun Trump belum secara eksplisit mengatakan akan memecat Powell, pertanyaan-pertanyaan yang dia ajukan kepada para penasihatnya terkait status pekerjaan Powell menjadi sinyal kuat bahwa pemecatan sedang dipertimbangkan. Langkah seperti itu, bila diwujudkan, dapat mengguncang pasar global dan memperdalam kekhawatiran atas independensi bank sentral AS.
Tarik-menarik di lingkaran dalam Gedung Putih pun terjadi. Menteri Keuangan dan Direktur Dewan Ekonomi Nasional menentang keras rencana Trump tersebut, memperingatkan dampaknya terhadap stabilitas ekonomi. Powell sendiri menegaskan bahwa Fed bersikap hati-hati menyikapi ketidakpastian ekonomi akibat perang dagang dan belum akan mengubah kebijakan sebelum ada kejelasan lebih besar.
Pernyataan ini memupuskan harapan akan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat, padahal pasar keuangan tengah mengalami tekanan berat. Trump, frustrasi dengan langkah-langkah hati-hati The Fed, bahkan menyindir bahwa pemecatan Powell tidak bisa cukup cepat.
Undang-undang yang berlaku menyatakan bahwa Ketua The Fed hanya bisa diberhentikan "karena suatu alasan", bukan karena perbedaan kebijakan. Namun, Trump bersikeras bahwa ia memiliki kewenangan untuk mencopot Powell jika ia menghendakinya â meski banyak pihak menganggap hal ini berbahaya secara hukum dan politik.
Para ekonom, investor, dan politisi memperingatkan bahwa menggoyang independensi The Fed hanya akan memperburuk situasi. Nathan Sheets dari Citigroup menyebut hal itu sebagai "melewati Rubikon" yang bisa merusak kepercayaan terhadap sistem keuangan AS. Senator Elizabeth Warren pun mengecam rencana Trump dan menegaskan bahwa "jika ia mencoba, ia akan menghancurkan pasar."
Ketegangan ini menunjukkan bagaimana kebijakan ekonomi AS kini semakin dipolitisasi, dan keputusan Trump ke depan bisa menjadi titik balik besar bagi kestabilan global â bukan hanya karena potensi pemecatan Powell, tetapi juga karena sinyal bahwa lembaga independen tak lagi kebal dari intervensi politik.
- Donald Trump
- The Federal Reserve System (The Fed)
- Jerome Powell
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Aturan Tak Tertulis Berpakaian Anggota Kabinet, Ternyata Trump Tidak Menyukai Sepatu Coklat
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.