Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Banjir, Pemerintah Kota Jambi Melebarkan Sungai Asam dengan Dana Rp5 Miliar

📅 Senin, 14 Apr 2025, 16:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Banjir, Pemerintah Kota Jambi Melebarkan Sungai Asam dengan Dana Rp5 Miliar Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Jambi Al Haris dan Wali Kota Jambi Maulana saat mendampingi Komisi V DPR RI kunjungan ke Stasiun Pompa Asam, Senin (14/4/2025).  

KOTA JAMBI Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar untuk pembebasan lahan dalam pengerjaan normalisasi Sungai Asam dengan pelebaran sebagai solusi mengatasi masalah banjir.

Wali Kota Jambi, Maulana, Senin(14/4), mengatakan bahwa dengan dana tersebut diharapkan pengerjaan normalisasi Sungai Asam bisa lebih cepat sehingga dapat mengatasi banjir.

"Seperti yang kita ketahui, Kota Jambi cepat tergenang banjir saat turun hujan selama tiga jam dengan intensitas tinggi, karena aliran Sungai Asam yang banyak mengalami penyempitan," katanya.

Di daerah tersebut, upaya pelebaran Sungai Asam terkendala oleh padatnya bangunan milik masyarakat di sekitarnya. Pihaknya telah menurunkan tim untuk menghitung kebutuhan pembebasan lahan atau dana ganti rugi.Maulana menjelaskan bahwa Pemkot Jambi juga menyiapkan dana melalui Belanja Tak Terduga (BTT).

Selain Pemkot Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi juga berkomitmen untuk menggelontorkan dana sebesar Rp25 miliar.Secara total, kebutuhan dana untuk pembebasan lahan normalisasi Sungai Asam diperkirakan mencapai Rp75 miliar.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, saat meninjau Kota Jambi terkait persoalan banjir, mengatakan bahwa pihaknya akan mengupayakan tambahan dana pembebasan lahan tersebut ke kementerian terkait.

"Pemprov siap bantu Rp25 miliar, Pemkot Jambi Rp5 miliar, dan sisanya Rp45 miliar akan kami usulkan ke kementerian terkait agar dialokasikan dari APBN," katanya.

Ia menegaskan bahwa pembebasan lahan ini harus segera diselesaikan agar masyarakat setempat terbebas dari persoalan banjir.

"Masyarakat harus terbebas dari banjir. Ini adalah kolaborasi antara Pemprov Jambi, Pemkot Jambi dan pemerintah pusat," kata dia.

Meski di tengah upaya efisiensi anggaran, ia meyakini bahwa pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Dinkes Waspada Penularan Su...
Daerah
PT Pertamina Bersama DPRD B...
Nasional
Mengembalikan Illicit Enric...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.