Tenangkan Pasar, DEN: Obligasi RI Kebal Efek Trump
Minggu, 13 Apr 2025, 11:47 WIBJAKARTA - Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri mengatakan pasar obligasi Indonesia cukup aman dari efek negatif kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
âEfek terhadap bond market di Indonesia itu juga mungkin terbatas,â kata Catib dalam kegiatan The Yudhoyono Institute (TYI) bertajuk âDinamika dan Perkembangan Dunia Terkini: Geopolitik, Keamanan dan Ekonomi Globalâ di Jakarta, Minggu (13/4).
Dia menjelaskan porsi kepemilikan asing di obligasi pemerintah hanya sekitar 14 persen. Maka, meski seluruh investor asing pergi dari pasar obligasi Indonesia, efeknya relatif terbatas.
Kondisi krisis saat ini pun disebut berbeda dengan krisis keuangan sebelumnya, termasuk krisis tahun 2008. Menurut Chatib, situasi krisis saat itu jauh lebih berat dibandingkan dengan krisis yang terjadi kali ini.
âDan saat itu, Indonesia masih bisa tumbuh 4,6 persen,â tambahnya.
Tak hanya di sisi pasar obligasi, dampak negatif dari sisi ekspor juga terbatas. Menteri Keuangan RI ke-28 itu menjelaskan kontribusi ekspor terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional hanya sebesar 22 persen, di mana porsi ekspor ke AS hanya sekitar 10 persen.
âJadi, kalau terhadap PDB, andilnya hanya 10 persen dari 22 persen atau 2,2 persen. Maka, meski dalam skenario terburuk pun, efek (tarif resiprokal AS) hanya 2,2 persen dari GDP,â jelas Chatib.
Meski begitu, ia mengamini industri yang terlibat dalam aktivitas ekspor tak dimungkiri menerima dampak kebijakan Trump.
Untuk memitigasi efek negatif di industri berbasis ekspor, Pemerintah Indonesia mengambil langkah deregulasi.
âJika kita bisa melakukan deregulasi dengan memotong ekonomi biaya tinggi, maka penurunan dampak dari biaya produksi bisa sangat signifikan,â ujar dia.
Kebijakan lain yang diambil Pemerintah Indonesia juga termasuk penghapusan kuota impor dan relaksasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN).
âDengan berbagai langkah itu, saya kira akan sangat menolong,â tutur Chatib.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pengendara Motor Tewas Hantam Trotoar di Jakarta Barat, Ini kronologinya
-
Pertama di Asia, Pemerintah akan Menjual Obligasi Dolar AS pada Tahun 2026
-
Jerry Butler, Penyanyi Soul Era 1960-an Meninggal Dunia
-
Duterte Didakwa dengan Tiga Tuduhan Kejahatan terhadap Kemanusiaan
-
Rupiah Kembali Terperosok ke Titik Terendah, Pertanda Ekonomi Tidak Pernah Pulih Selama 27 Tahun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.