- Home
-
- Megapolitan
-
- Pendatang Mulai Masuki Jak...
Pendatang Mulai Masuki Jakarta, Dukcapil Jaksel Catat 148 Orang Pindah ke Wilayahnya Pascalibur Lebaran
Minggu, 13 Apr 2025, 12:20 WIBJAKARTA - Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan mencatat sebanyak 148 pendatang pindah ke wilayahnya pasca libur Lebaran 2025.
"Sudah ada 148 penduduk yang pindah sejak Selasa (8/4)," kata Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan Muhammad Nurrahman saat dihubungi di Jakarta, Minggu (13/4).
Nurrahman merinci 148 tersebut dalam sejumlah kategori yakni terkait jenis kelamin terdiri dari 78 orang laki-laki dan 70 jiwa perempuan.
Kemudian, tingkat pendidikan sebanyak 20,95 persen lebih tinggi dari SMA sederajat dan 79,05 persen dengan pendidikan SMA ke bawah.
Terkait asumsi penghasilan dari jenis pekerjaan yakni 63,51 persen berpenghasilan rendah dan 36,49 berpenghasilan tidak rendah.
"Terkait usia, 31 jiwa usia anak (0-17 tahun), 119 jiwa usia produktif (15-64 tahun), dan 4 jiwa usia lanjut usia (60 tahun ke atas)," jelasnya.
Untuk tujuan kedatangan, paling tinggi ke Kecamatan Pancoran dan Kelurahan Cipete Utara.
Untuk pekerjaan pendatang paling banyak yakni pelajar/mahasiswa.
Berdasarkan data dari Dinas Dukcapil DKI, sebanyak 1.084 pendatang baru masuk ke Jakarta pada periode Selasa (8/4) - Jumat (11/4).
Dari jumlah tersebut, 572 di antaranya adalah perempuan dan 512 laki-laki.
Wilayah yang menjadi tujuan terbanyak yakni Jakarta Timur.
Disusul Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berpendapat rencana kepindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi salah satu penyebab menurunnya angka pendatang ke Jakarta.
Tercatat pada 2023, tercatat ada 395.298 pendatang.
Angka itu turun drastis pada 2024 menjadi 84.783 jiwa.
Sementara, untuk 2025, jumlah pendatang diprediksi hanya berkisar antara 10.000 hingga 15.000 jiwa.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
10.000 Pelajar Jaksel Bakal Dapat Vaksin Demam Berdarah
-
Horor MBG, Mensesneg Ngotot Lanjutkan Program, Meski Deras Desakan Evaluasi Dulu
-
DPR Perjuangkan Gaji Guru Honorer Dinaikkan di 2026
-
Dokter Ungkap Bahaya Asap Rokok bagi Anak: Otak hingga Jantung Bisa Rusak
-
Liga Arab Serukan Dunia Tingkatan Dukungan untuk Palestina
-
Korban Pesta Miras di Jember Bertambah Jadi Enam Orang
-
Nyamannya Lebaran Tanpa Petasan dan Kembang api
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.