- Home
-
- Luar Negeri
-
- Perubahan Iklim, Gletser d...
Perubahan Iklim, Gletser di New Zealand Menyusut Hingga 42 Persen
Jumat, 11 Apr 2025, 22:43 WIBWELLINGTON - Volume es gletser di New Zealand mengalami penyusutan sebesar 42 persen pada periode 2005 hingga 2023 atau berkurang 22 kilometer kubik, demikian disampaikan Stats NZ, departemen statistik negara tersebut pada Jumat (11/4).
Penyusutan itu setara dengan 37 persen volume Danau Taupo di Pulau Utara New Zealand, menurut angka tersebut, berdasarkan penelitian dari Institut Penelitian Air dan Atmosfer Nasional.
Stats NZ menyoroti dampak perubahan iklim yang semakin meningkat. Gletser, yang memainkan peranan penting dalam penyimpanan air, pembangkit listrik, dan pengaturan ekosistem, merupakan indikator utama keseimbangan energi bumi.
"Perubahan volume gletser merupakan indikator penting perubahan iklim," kata Juru Bicara Statistik Lingkungan Stats NZ Tehseen Islam.
Dari April 2022 hingga Maret 2023, volume gletser turun 6,5 persen atau 2,1 kilometer kubik, sebagaimana data statistik.
Stats NZ menyebut pencairan yang sedang berlangsung berkontribusi pada kenaikan permukaan laut, erosi pantai, dan potensi gangguan pada ekosistem akuatik dan pembangkit listrik tenaga air. Ant/Xinhua
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Dokter yang Pernah Bekerja di Kongo
-
Diskon Tumbler Estetik di Jakarta Fair 2026, Lock n Lock Obral Potongan hingga 85 Persen
-
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta
-
Menuju Hari Anak Nasional, Lebih dari 3.000 Anak Ikuti Soyalympic 2026
-
Mendorong Prestasi 23 Peserta MTQ Tingkat Provinsi NTT
-
Mesir: Hubungan Pendidikan dengan Indonesia Sangat Istimewa
-
Ikan Sapu-Sapu Membludak di Kali Olimo, KPKP Jakarta Barat Langsung Gelar Operasi Penangkapan.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.