PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional

Jumat, 03 Jul 2026, 08:43 WIB

JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pemanfaatan bioenergi menjadi motor diversifikasi energi primer dalam rangka mempercepat transisi menuju energi yang lebih bersih dan menjaga ketahanan nasional.

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/7), mengatakan melalui optimalisasi biomassa, biochar, compressed biomethane gas (CBG), hingga pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif, PLN EPI mendorong pemanfaatan sumber daya energi domestik untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Ket. Foto: Direktur Biomassa PT PLN EPI Hokkop Situngkir (kanan) menjadi pembicara dalam seminar di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. — Sumber: PLN EPI

Menurut dia, tantangan utama saat ini bukan lagi terletak pada ketersediaan sumber daya, melainkan bagaimana membangun kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan agar potensi, yang melimpah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Harus ada keberanian dari kita untuk berkolaborasi, antara PLN, mitra investasi, mitra lokal, pemerintah, regulator, akademisi, hingga dunia usaha agar pengembangan bioenergi dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan," ujar Hokkop saat menjadi pembicara seminar bertajuk "ReEnergize Summit 2026: Pentahelix Talks x IETD 2026 Goes to Campus" di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Ia menjelaskan sebagai subholding PLN yang bertanggung jawab menyediakan energi primer bagi seluruh pembangkit PLN Group, PLN EPI tidak hanya memastikan keandalan pasokan batu bara dan gas, tetapi juga terus memperluas portofolio energi primer berbasis energi baru terbarukan, khususnya bioenergi.

Menurut Hokkop, PLN secara bertahap telah memulai transformasi sektor pembangkitan menuju energi yang lebih bersih.

Saat ini, hampir seluruh PLTD memanfaatkan biodiesel B40, sementara PLTU mulai mengimplementasikan biomassa sebagai bahan bakar cofiring untuk mengurangi konsumsi batu bara.

Selain biomassa, PLN EPI juga mengembangkan berbagai produk bioenergi lainnya, seperti CBG, yang berasal dari limbah organik dan limbah cair untuk dimanfaatkan di pembangkit berbasis gas, biochar, refuse derived fuel (RDF) dari sampah perkotaan, biofuel, hingga bioetanol sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan.

"Target kami adalah memanfaatkannya berbagai sumber energi alternatif di luar energi fosil. Saat ini, kita memang sedang berada dalam masa transisi menuju energi yang lebih bersih. Karena itu, diversifikasi energi menjadi langkah penting untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung pencapaian target pengurangan emisi nasional," katanya.

PLN EPI mencatat Indonesia memiliki potensi biomassa sekitar 83,4 juta ton per tahun yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

Potensi tersebut berasal dari limbah perkebunan, pertanian, kehutanan, hingga sampah perkotaan, yang dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi terbarukan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. 

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2029, bioenergi ditargetkan menyumbang tambahan kapasitas pembangkit sebesar 0,61 gigawatt (GW) melalui program co-firing, pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTBm), dan biogas.

Sementara itu, pengembangan energi terbarukan hingga 2034 diproyeksikan membutuhkan investasi sekitar Rp1.682 triliun, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hijau dan mempercepat transformasi sektor energi nasional.

Meski memiliki potensi besar, Hokkop menilai percepatan pengembangan energi terbarukan masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama kebutuhan investasi yang tinggi untuk pembangunan jaringan transmisi dan distribusi listrik. 

Berbeda dengan pembangkit berbasis energi fosil yang bahan bakarnya dapat didistribusikan ke berbagai lokasi, pembangkit energi terbarukan harus dibangun mendekati sumber energinya, sehingga memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai.

Karena itu, menurut Hokkop, proses transisi energi harus dilaksanakan secara bertahap dengan tetap menjaga keandalan sistem kelistrikan dan keterjangkauan biaya listrik bagi masyarakat.

"Transisi energi harus menjadi solusi, bukan menjadi beban. Yang kita dorong adalah proses peralihan menuju energi yang lebih bersih secara bertahap, dengan tetap menjaga keandalan pasokan listrik, keterjangkauan tarif, dan daya saing ekonomi nasional," ujar dia.

Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, tambah Hokkop, PLN EPI optimistis bioenergi dapat menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat terwujudnya sistem energi Indonesia yang berkelanjutan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Trauma Gempa Flores, 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian.

Seskab Teddy: Bantuan Gempa NTT Bertambah 25 Ton, Tiba di Sejumlah Daerah Terdampak.

Transjakarta Modifikasi 10 Rute Saat HUT RI 17 Agustus 2026, Ini Jadwal dan Rute yang Dialihkan

HUT RI ke-81, Transjakarta Ubah Jam Operasional 6 Rute pada 17 Agustus, Cek Daftarnya

Pemerintah Salurkan 52 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, 25 Ton Tiba

Gempa Flores Bikin Trauma, 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian Perbukitan

Aransemen Baru Lagu “Hari Merdeka” Erwin Gutawa Viral, Rampung Hanya dalam Sepekan

Timnas Voli Putra Indonesia Bertanding di Samdech Thipadei Cup

Kontak Senjata di Puncak Papua, TNI Sebut 3 Anggota OPM Tewas dan 8 Senjata Diamankan

Debut Kompetitif Salah Bersama Trabzonspor Berakhir Imbang

Kate Douglass Rebut Rekor Dunia Renang 50 m Gaya Bebas, Duel dengan Gretchen Walsh Memanas

Pertandingan Pramusim: Enzo Fernandez Dicemooh Fans Chelsea, Alonso Tetap Puas Usai Tekuk Sociedad

Situasi Puncak Memanas dan Terjadi Baku Tembak, TNI Sebut Tiga Anggota OPM Tewas

HUT RI Jadi Momentum Solidaritas, Warga DKI Kirim Dukungan untuk NTT dari Monas

Bromo dalam Pantauan! Tim Gabungan Siaga Jika Titik Asap Kembali Muncul

Catat Lokasinya! Ini 27 Kantong Parkir yang Disiapkan Polda Metro Jaya untuk Perayaan HUT ke-81 RI

Malam Ini, Prabowo Pimpin Ziarah Nasional dan Renungan Suci HUT RI ke-81 di TMP Kalibata

Jangan Sampai Anak Terjerat Judi Online! MUI Lebak Minta Orang Tua Awasi Medsos

Wisatawan Jangan Resah! Dispar Mataram Perketat Pengawasan Pengamen

Kapan Wisata Bromo Dibuka Lagi? Keamanan Jadi Syarat Utama

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.