Dinkes Rejang Lebong Minimalkan Fogging Dalam Penanggulangan DBD

Jumat, 11 Apr 2025, 23:39 WIB

Rejang Lebong, Bengkulu - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminimalkan pelaksanaan fogging atau pengasapan dalam penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah itu.

"Dalam penanggulangan DBD kita masih mengutamakan program pemberantasan sarang nyamuk atau PSN. Kita mulai meminimalkan pelaksanaan fogging, karena dampak yang ditimbulkan cukup berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan," kata Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Dhendi Novianto Saputra, di Rejang Lebong, Jumat (11/4).

Ket. Foto: Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Dhendi Novianto Saputra. — Sumber: ANTARA/dokumen/Nur Muhamad

Dia menjelaskan fogging yang dilaksanakan dalam satu titik dapat menimbulkan dampak lainnya akibat racun yang tertinggal maupun asapnya yang terhirup oleh orang.

Pelaksanaan fogging, kata dia, merupakan langkah terakhir dalam penanggulangan DBD, karena selain berdampak bagi kesehatan juga akan menyebabkan nyamuk Aedes aegypti menjadi kebal, dan yang mati hanya nyamuk dewasa saja.

Pihaknya meminta warga Rejang Lebong agar melakukan gerakan PSN dengan menjaga kebersihan lingkungan, kemudian melakukan gerakan 3M plus yakni menguras tempat penampungan air, menutup dan mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Menurut dia, kasus penyebaran DBD di 15 kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong sepanjang Maret 2025 sebanyak 11 kasus. Sedangkan pada April 2025 ada tiga kasus baru yang tersebar di Kecamatan Curup Timur yakni di Desa Air Meles Bawah dan Kelurahan Karang Anyar, serta di Kelurahan Padang Ulak Tanding, Kecamatan Padang Ulak Tanding.

Adanya kasus baru DBD tersebut sudah ditindaklanjuti Dinkes Rejang Lebong dengan menerjunkan petugas surveilans dan petugas kesehatan lingkungan untuk melakukan tracing di lokasi-lokasi yang terdampak.

"Untuk di wilayah Padang Ulak Tanding sudah dilakukan fogging sebagai langkah terakhir penanggulangan. Sedangkan di Air Meles Bawah dan Karang Anyar, baru selesai penelusuran kasus melalui tracing," ujarnya.

Sebelumnya Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Rejang Lebong Titin Julita menyebutkan kasus DBD yang ditangani oleh 21 puskesmas tersebar di 15 kecamatan di Rejang Lebong pada Januari 2025 sebanyak 34 kasus, kemudian Februari ada 32 kasus.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.