Trump Tunda Kenaikan Tarif Selama 90 Hari Kecuali Tiongkok yang Dihantam 125%

Kamis, 10 Apr 2025, 14:37 WIB

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu (9/4), mengatakan dia telah mengizinkan penghentian sementara tarif perdagangan selama 90 hari untuk sebagian besar negara tetapi tidak mengikutsertakan Tiongkok dalam pengaturan baru tersebut.

Dari Euronews, dalam sebuah posting di Truth Social, Trump mengatakan bahwa ia akan mengenakan tarif revisi sebesar 125 persen pada impor dari Tiongkok "yang berlaku segera" karena "kurangnya rasa hormat yang ditunjukkan Tiongkok terhadap Pasar Dunia."

Ket. Foto: Presiden Donald Trump — Sumber: Istimewa

Dalam unggahan di media sosialnya, Trump awalnya mengisyaratkan bahwa jeda 90 menit itu akan berlaku bagi lebih dari 75 negara yang telah berupaya untuk merundingkan kesepakatan perdagangan baru dengan Washington sejak paket pungutan 'Hari Pembebasan' diumumkan.

Namun Gedung Putih kemudian mengklarifikasi bahwa penangguhan 90 hari tersebut akan berlaku bagi sebagian besar, jika tidak semua negara, dan bahwa "tarif universal sebesar 10 persen" akan berlaku sementara negosiasi perdagangan berlangsung.

Pasar global melonjak setelah berita tersebut dengan indeks Dow Jones melonjak 2.000 poin dalam beberapa menit setelah pengumuman.

Serangkaian tarif terbaru Trump berlaku tak lama setelah tengah malam dan mencakup 104 persen pada produk dari Tiongkok, 20 persen pada Uni Eropa, 24 persen pada Jepang, dan 25 persen pada Korea Selatan.

Pejabat pemerintah AS telah mencoba meyakinkan para pemilih, anggota parlemen Republik, dan CEO bahwa tarif tersebut dapat dinegosiasikan, tetapi juga mengatakan bahwa prosesnya dapat memakan waktu berbulan-bulan.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.