Perlahan-lahan Operasional Bank DKI Pulih
Rabu, 09 Apr 2025, 01:05 WIBJAKARTA â Beberapa layanan Bank DKI pelan-pelan pulih. Namun, warga terutama nasabah tetap belum mendapat penjelasan gamblang apa yang terjadi dengan perbankan milik Pemprov Jakarta tersebut.
Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, Selasa (8/4), menyebutkan layanan yang sudah dapat beroperasi normal antara lain transfer antarbank, operasional di seluruh kantor cabang dan anjungan tunai mandiri (ATM).
Selain itu, Agus juga memastikan bahwa semua dana dan data nasabah dalam keadaan aman, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. âKami sudah berkoordinasi dengan regulator atas gangguan sistem perbankan dan terus berupaya memulihkan semua sistem dalam waktu dekat,â tambah Agus.
âOperasional seluruh kantor cabang, telah kembali normal dan dapat diakses nasabah,â katanya. Layanan transaksi antarbank melalui ATM kini telah kembali beroperasi secara penuh. Sistem layanan perbankan terganggu sejak 29 Maret. Sempat berembus Bank DKI terkena serangan siber, namun dibantah.
Menurut Agus, nasabah kini dapat kembali melakukan berbagai transaksi seperti tarik tunai, cek saldo, transfer lintas bank (off-us), dan pembayaran tagihan. Layanan transaksi melalui jaringan ATM bersama kini telah aktif kembali untuk digunakan nasabah di seluruh Indonesia.
Saat ini Bank DKI mengoperasikan lebih dari 750 unit ATM di Jakarta dan sekitarnya. Jaringan ATM juga ada di Bandung, Semarang, Solo, Gresik, Sidoarjo, dan Lampung.
Sementara itu, kemarin Gubernur Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengadakan rapat dengan Bank DKI untuk mengetahui yang terjadi. âJadi,saya dan wagub memanggil Direksi Bank DKI. Kami telah mempelajari, memahami secara detil kejadian di Bank DKI,â kata Pramono.
Pramono menuturkan, sedang mendalami kondisi Bank DKI, terutama berkaitan dengan IT.Pramono akan mengambil keputusan bersama Rano Karno setelah menerima keterangan lengkap dari jajaran direksi.
Sebelumnya, Bank DKI telah menyampaikan permohonan maaf dan mengatakan saat ini tengah melakukan upaya terbaik untuk segera menyelesaikan proses pemeliharaan sistem.
Terkait dengan pemeliharaan sistem tersebut, Bank DKI menyampaikan bahwa pemeliharaan sistem dilakukan dengan tujuan untuk peningkatan keandalan serta penguatan keamanan sistem yang dimiliki.
Bank DKI memastikan dana nasabah tetap aman dan berkomitmen untuk memastikan setiap permasalahan yang dihadapi nasabah sebagai dampak masalah sistem akan diselesaikan sebaik-baiknya. Bank DKI juga mengeklaim tidak ada serangan haker atas gangguan sistem perbankan sejak 29 Maret itu.
âDari evaluasi yang dilakukan Bank DKI, kami sudah memeriksa mendalam belum ada indikasi serangan haker,â tandas Agus Haryoto Widodo. Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, menyampaikan terima kasih atas dukungan nasabah selama proses pemeliharaan sistem.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Nama Bank Jakarta Jadi Merek Dagang Baru Bank DKI, Berikut Filosofinya
-
Porliga 2026: Kejutan, Samator Ungguli Medan Falcons Tirta Bhagasasi
-
Gubernur DKI Jakarta Resmi Umumkan Call Name Baru Bank DKI: Bank Jakarta
-
Perkuat Sistem Teknologi dan Informasi, LPS Pastikan Seluruh Sistem dan Informasi Terproteksi dari Berbagai Potensi Serangan Siber
-
Bentuk Kelompok Usaha Bank, Bank DKI Lakukan Penyertaan Modal di Bank Maluku Malut
-
Warga Sentul City Desak Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan PSU
-
Menhub Lepas Ribuan Penumpang Bus Mudik Gratis Nataru 2025/2026 di Terminal Pulo Gebang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.