Dedi Mulyadi Ingin Pakar Kaji Dampak Proyek Eiger KBB-Puncak

Selasa, 08 Apr 2025, 23:55 WIB

Bandung - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku ingin para pakar untuk segera melakukan kajian terkait dampak lingkungan pada proyek kawasan wisata yang dibangun oleh Eiger baik di kaki Tangkuban Parahu (KBB) dan Kawasan Puncak.

Dedi mengungkapkan akan melibatkan para pakar untuk melakukan audit, untuk menilai dampak perubahan tata ruang dan pembangunan di daerah resapan terhadap ekonomi dan ekologi.

Ket. Foto: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Sate Bandung, Selasa (8/4). — Sumber: Antara

"Kami sudah bersurat (pada pihak terkait). Agar pakar melakukan pemeriksaan dampak dari perubahan tata ruang, dampak dari pembangunan di daerah resapan itu. Implikasinya apa terhadap ekonomi maupun ekologi," kata Dedi di Gedung Sate Bandung, Selasa (8/4).

Dedi menjelaskan hasil kajian para pakar itu akan menjadi kebijakan selanjutnya yang akan dikeluarkan oleh Pemprov Jabar. Namun dia juga mengaku telah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyegel Proyek Eiger Camp di Tangkuban Parahu.

"Tapi kalau Eiger sudah saya tetapkan tidak boleh dilanjutkan," ujarnya.

Untuk proyek Eiger di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, dirinya juga meminta dilakukan kajian serupa, namun untuk kewenangan di sana, disebutnya berada di Kementerian Lingkungan Hidup.

"Kementerian Lingkungan Hidup sudah berjanji setelah Lebaran akan dilakukan pembongkaran secara bersama-sama dan Pemprov Jabar sangat siap untuk mendampingi," kata dia.

Pembongkaran di Puncak, ujar Dedi, akan terjadi pada banyak tempat di sana. Meski dirinya mengaku tidak mengetahui jumlahnya, karena disebutnya Pemprov Jabar konsisten agar semua yang melanggar ditertibkan seperti yang dilakukan terhadap Hibisc Fantasy.

"Semua dong, yang melanggar enggak usah lagi (membangun). Kita ini kan enggak ada lagi cerita A B C D enggak lah. Pak Presiden Prabowo itu sudah jelas ngomongnya yang melanggar aturan tindak, itu aja," tuturnya.

Terlebih, kata Dedi, yang ada di Kawasan Bandung Utara (KBU), menurut dia, daerah tersebut perlu penanganan serius. Ia lebih sependapat bahwa kawasan itu untuk dihijaukan kembali sebagaimana fungsinya.

"Ya, nanti kita kaji secara bersama. Saya katakan itu bukan kesalahan pengusaha, tapi kesalahan pemerintah. Tetapi kan kita ingin menyelamatkan lingkungan tidak bicara lagi salah dan benar. Bicara dalam manfaat bagi kepentingan masyarakat. Dan itu daerah situ kan (Eiger Camp) di sebelah sana Situ Lembang. Daerah untuk latihan Kopasus," katanya menambahkan.

Sebelumnya, proyek Eiger Camp yang ada di Kabupaten Bandung Barat itu mencuat setelah terpotret masyarakat. Foto proyek itu diunggah oleh Ketua Asosiasi Profesi Pemandu Geowisata Indonesia (PGWI).

Sementara proyek Eiger Adventure Land, mencuat menyusul terjadinya banjir besar di kawasan Puncak, Depok, Bekasi, Jakarta yang diduga disebabkan pembangunan di kawasan Puncak salah satunya yang dibangun Eiger.

Redaktur: Andreas Chaniago

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.