Menteri PU Siapkan Satgas Bersama Antisipasi Banjir di Rel Kereta saat Arus Mudik Lebaran

Minggu, 01 Mar 2026, 13:07 WIB

SEMARANG - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan akan ada satuan tugas (Satgas) bersama dengan tim kereta api dalam rangka mengantisipasi banjir tidak melimpah ke rel kereta.

“Jadi nanti InsyaAllah kita bikin Satgas bersama dengan tim kereta api untuk memastikan bahwa apapun yang terjadi.. Semoga air hujan itu atau banjir tidak melimpah lagi ke rel kereta api," ujar Dody di Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (1/3).

Ket. Foto: Banjir di rel kereta api di kawasan Jateng. — Sumber: antara foto

Dalam kegiatan safari Ramadan dengan tujuan untuk mengecek kesiapan jalan nasional untuk periode mudik Lebaran, dirinya juga melihat bagaimana agar jalur rel kereta api itu pada saat mudik, meskipun ada hujan deras, rel itu tidak terendam seperti kejadian beberapa waktu lalu di Pekalongan dan Grobogan rel kereta api terendam.

"Karena pada saat arus mudik kereta api merupakan salah satu alat transportasi yang paling utama bagi rekan-rekan kita yang mudik ke arah Jawa dan Jakarta," katanya.

Dody menyampaikan bahwa dirinya akan bersurat secara resmi kepada Menteri Perhubungan terkait hal tersebut, dikarenakan upaya agar jalur rel kereta api tidak terendam banjir merupakan kerja bersama Kementerian PU dan Kementerian Perhubungan.

"Tadi kita diskusikan cukup lama dan memang permasalahannya ada beberapa masalah. Nanti saya mungkin akan bersurat resmi ke Pak Menteri Perhubungan, menyarankan apa yang mesti kita kerjakan secara bersama-sama. Karena itu enggak bisa dikerjakan PU sendiri, tapi harus kerja bareng antara PU dan Perhubungan," katanya.

Sebagai informasi, Jalur KA di Pantura Jawa Tengah antara jalur rel Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi sudah dapat kembali dilalui menyusul surutnya banjir yang melanda kawasan tersebut, Sabtu 17 Januari 2026.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan jalur yang sempat terendam banjir itu sudah bisa dilintasi dengan kecepatan terbatas 10 km per jam.

Sebelumnya, jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Sragi di Kabupaten Pekalongan tergenang banjir sejak Sabtu dinihari.

Ketinggian air yang menggenang mencapai 10 cm di atas kepala rel.

PT KAI membatalkan perjalanan sejumlah KA yang berangkat dari Semarang serta menerapkan pola operasi memutar untuk KA dari arah barat menuju timur.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.