Awali Kerja Usai Lebaran, Wali Kota Semarang Agustina Sowan ke Para Pendahulu: Kita Bangun Kota Ini Bersama

Selasa, 08 Apr 2025, 20:07 WIB

SEMARANG – Hari pertama masuk kerja pasca-libur Idul Fitri 1446 Hijriah, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menunjukkan komitmen kuat untuk melanjutkan estafet pembangunan kota.

Ia memulai aktivitas resminya dengan bersilaturahmi ke para mantan Wali Kota Semarang, Selasa (8/4), didampingi jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ket. Foto: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat mengunjungi Mantan Wali Kota Semarang Hendar Prihadi yang juga Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (8/4). — Sumber: koran jakarta/henri pelupessy

Usai mengikuti apel dan halal bihalal bersama jajaran ASN di Balai Kota Semarang, serta menghadiri acara serupa bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur, Agustina langsung melanjutkan agenda dengan mengunjungi sejumlah tokoh penting yang pernah memimpin Kota Atlas.

Mereka yang disambangi antara lain Hendrar Prihadi, Soemarmo Hadi Saputro, dan Sukawi Sutarip. Tak ketinggalan, Agustina juga melakukan ziarah ke makam almarhum Sutrisno Suharto, serta menyempatkan diri bertemu mantan Gubernur Jateng, Ali Mufidz.

Agenda hari itu juga diwarnai kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Itqon Pedurungan untuk bersilaturahmi dengan KH Ubaidillah Shodaqoh atau Gus Ubed.

Agustina menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial lebaran, namun bentuk penghormatan terhadap para pendahulu yang telah meletakkan fondasi penting bagi pembangunan Kota Semarang.

“Kita ingin mengucapkan terima kasih atas jasa para pemimpin sebelumnya. Apa yang sudah mereka bangun, kita teruskan dan kita kembangkan. Supaya fondasi yang telah ditanam bisa menjadi lebih tinggi dan kokoh. Tidak ada yang kita mulai dari nol, semua sudah ada pijakannya,” katanya.

Ia juga berharap, semangat dan keteladanan dari para mantan wali kota bisa terus menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) dalam menjaga serta mengembangkan hasil-hasil pembangunan yang telah ada.

“Ini semoga menjadi penguat semangat bersama, bahwa kita semua punya tanggung jawab yang sama dalam posisi masing-masing,” tambahnya.

Salah satu isu penting yang muncul dalam pertemuan itu adalah rencana pengembangan kawasan Simpang Lima.

Saat bertemu Hendrar Prihadi, Agustina mendapat masukan strategis agar kawasan tersebut dijadikan prioritas pembangunan.

Menurut Hendi, saat ini merupakan momentum emas karena kontrak pengelolaan Plaza Simpang Lima telah berakhir. Hal ini membuka peluang untuk menata ulang kawasan tersebut agar lebih merepresentasikan wajah modern dan dinamis Kota Semarang.

“Simpang Lima itu sudah jadi berlian kota ini. Kita jangan sia-siakan peluang yang ada sekarang. Jadikan kawasan ini sebagai ikon baru Semarang,” pesan Hendi kepada Agustina.

Silaturahmi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk menjalin sinergi lintas generasi kepemimpinan di Kota Semarang.

Dengan saling menghargai peran masa lalu dan menyatukan visi masa depan, Agustina berharap pembangunan kota bisa berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

“Kita ingin merajut kerja sama lintas generasi, agar Kota Semarang bisa terus melaju, semakin hebat, dan berdaya saing tinggi,” tutupnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.