Trump: Tiongkok akan Setujui Kesepakatan TikTok Jika Tak Dikenakan Tarif

Senin, 07 Apr 2025, 10:00 WIB

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu (6/4), Tiongkok akan menyetujui kesepakatan penjualan TikTok jika tidak ada tarif yang dikenakan Washington terhadap Beijing minggu lalu.

Trump pada hari Jumat memperpanjang batas waktu bagi TikTok untuk menemukan pembeli non-Tiongkok atau menghadapi larangan di Amerika Serikat, memberikan waktu 75 hari lagi untuk menemukan solusi. Keputusan ini diambil sehari setelah Trump mengenakan bea tambahan sebesar 34 persen pada semua impor Tiongkok.

Ket. Foto: Presiden AS Donald Trump. — Sumber: Bloomberg

"Laporannya adalah kami telah mencapai kesepakatan, lebih tepatnya untuk TikTok, bukan kesepakatan, tetapi hampir tercapai, dan kemudian Tiongkok mengubah kesepakatan itu karena tarif. Jika saya memberikan sedikit pemotongan tarif, mereka akan menyetujui kesepakatan itu dalam 15 menit, yang menunjukkan kepada Anda betapa kuatnya tarif," kata Trump kepada wartawan di Air Force One.

Aplikasi berbagi video yang sangat populer yang memiliki lebih dari 170 juta pengguna di Amerika itu terancam oleh undang-undang AS yang disahkan tahun lalu yang memerintahkan TikTok untuk berpisah dari pemiliknya di Tiongkok, ByteDance, atau ditutup di Amerika Serikat.

Trump bersikeras pemerintahannya hampir mencapai kesepakatan untuk menemukan pembeli bagi TikTok dan mencegahnya ditutup yang akan melibatkan banyak investor, tetapi tidak memberikan banyak rincian.

ByteDance, sembari mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah berunding dengan pemerintah AS untuk menemukan solusi, memperingatkan bahwa masih ada "masalah utama" yang harus dipecahkan.

"Kesepakatan belum dilaksanakan" dan apa pun yang diputuskan akan "tergantung pada persetujuan berdasarkan hukum Tiongkok," kata perusahaan itu menambahkan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.