Tanah di Jabar Sudah “Jenuh”, Kang Dedi Dorong Pemulihan Unsur Hara secara Massal untuk Pertanian
📅 Senin, 07 Apr 2025, 17:26 WIB | Oleh: SriyonoPada sisi lain, Dedi juga menekankan pentingnya jaminan kesehatan bagi para petani, mengingat banyak di antaranya yang belum terlindungi program BPJS Kesehatan atau mengalami tunggakan pembayaran.
"Para petani juga perlu diperhatikan soal asuransi kesehatannya. Banyak yang tidak tercover BPJS atau iuran mandirinya tidak terbayar," katanya.
Ia berharap kolaborasi dengan pemerintah pusat, ke depannya bisa meningkatkan kesejahteraan petani yang merupakan garda depan ketahanan pangan nasional.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri langsung kegiatan panen raya padi di Majalengka, Jabar pada Senin ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan tersebut, Presiden mendorong pembentukan koperasi di seluruh desa sebagai upaya memperkuat sektor pertanian nasional dan memperbaiki rantai distribusi hasil panen petani.
Ia menyampaikan pemerintah akan membentuk 80 ribu koperasi desa dalam tahun ini yang tergabung dalam jaringan koperasi nasional.
“Tahun ini kita akan membuka 80 ribu koperasi. Setiap desa akan kita minta untuk segera mendirikan koperasi yang masuk dalam suatu jaringan koperasi nasional,” kata Prabowo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Prabowo menyampaikan setiap koperasi desa akan difasilitasi kredit usaha untuk mendukung infrastruktur pertanian, mulai dari gudang penyimpanan, kamar pendingin, hingga kendaraan pengangkut.
Dengan sistem ini, Presiden optimis distribusi hasil pertanian dan pupuk menjadi lebih efisien serta mengurangi ketergantungan petani terhadap perantara atau tengkulak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!