Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petugas Tutup Rest Area KM 86 Tol Cipali karena Muncul Gumpalan Asap dari Tanah

📅 Senin, 07 Apr 2025, 16:12 WIB | Oleh:
Petugas Tutup Rest Area KM 86 Tol Cipali karena Muncul Gumpalan Asap dari Tanah Doc: antara foto
Ket. Rest Area ditutup sementara karena ada asap dari tanah.

SUBANG - Petugas menutup rest area KM 86 B jalan Tol Cipali arah Jakarta menyusul munculnya gumpalan asap dari tanah di salah satu titik sekitar rest area tersebut.

Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo di Kabupaten Subang, Jabar, Senin (7/4) mengatakan bahwa penutupan rest area KM 86 B jalan Tol Cipali (jalur normal) dilakukan untuk sterilisasi rest area tersebut.

Disebutkan, penutupan rest area KM 86 B dilakukan pada Senin pukul 09.50 WIB oleh Astra Tol Cipali sebagai pengelola jalan Tol Cipali bersama pihak kepolisian. Penutupan rest area dilakukan sebagai upaya sterilisasi.

Sterilisasi tersebut merupakan langkah preventif Astra Tol Cipali untuk memastikan aspek keselamatan pasca munculnya asap di salah satu titik rest area KM 86 B.

Menurut dia, petugas juga telah melakukan pengecekan ke lapangan, yakni di sekitar rest area KM 86 B. Setelah dilakukan pengecekan lapangan, tidak ditemukan komponen maupun gas berbahaya di lokasi.

Ia menyebutkan, sterilisasi rest area sampai saat ini masih berlangsung hingga sore hari untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dalam menggunakan rest area.

Sebagai alternatif, kayanya, bagi pengguna yang ingin beristirahat dapat beristirahat di rest area lainnya, yakni di rest area KM 101 untuk jalur normal serta rest area KM 102 dan KM 86 jalur one way.

Pengguna jalan juga dapat memanfaatkan berbagai alternatif tempat beristirahat di luar gerbang tol.

Sementara itu, pada Senin ini, arus lalu lintas one way di KM 188-KM 72 ruas jalan Tol Cipali terpantau lancar di kedua jalur.

Terhitung sejak pukul 00.00 WIB hingga 09.00 WIB, sekitar 39 ribu kendaraan melalui Cikopo (dari Cirebon menuju Jakarta), lebih rendah sekitar 15 persen dibandingkan volume pada jam yang sama di hari sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.