Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Tasikmalaya Kota Siapkan Tim Terpadu Atasi Kemacetan di Jalur Nasional

📅 Selasa, 01 Apr 2025, 22:22 WIB | Oleh:
Polres Tasikmalaya Kota Siapkan Tim Terpadu Atasi Kemacetan di Jalur Nasional Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan seperti menyiagakan pos pengamanan maupun tim urai untuk kelancaran arus lalu lintas saat arus mudik, maupun arus balik Lebaran.

Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota menyiapkan tim urai untuk mengatasi kepadatan arus balik kendaraan di jalur nasional wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan seperti menyiagakan pos pengamanan maupun tim urai untuk kelancaran arus lalu lintas saat arus mudik, maupun arus balik Lebaran di jalur nasional wilayah Gentong.

"Tim urai sudah jelas bolak-balik, mundar-mandir melihat titik simpul kemacetan di mana," kata Riki.

Ia menuturkan Operasi Ketupat Lodaya 2025 menyiapkan personel gabungan dari unsur Polres Tasikmalaya, TNI, dan instansi lain pemerintah daerah untuk menyukseskan operasi pengamanan Lebaran.

Salah satunya, kata dia, menyiapkan tim urai dengan kekuatan tim sebanyak 15 anggota yang bergerak mencari dan menyelesaikan persoalan apabila ada titik hambatan laju kendaraan di jalur mudik.

"Kita menyiapkan 15 personel yang 'mobile' pas arus balik, di setiap persimpangan, perempatan, maupun penutupan," katanya.

Ia menyampaikan jalur nasional di wilayah Tasikmalaya memiliki titik hambatan laju kendaraan seperti adanya persimpangan jalan di daerah Ciawi dan Gentong di Kecamatan Kadipaten sebagai daerah perbatasan dengan Kabupaten Garut.

Hambatan di jalur Gentong, kata dia, yakni saat arus balik terdapat kondisi jalan yang menanjak kemudian adanya penyempitan lajur untuk menuju daerah perbatasan ke Garut.

Namun, kendala hambatan laju kendaraan, kata dia, tidak hanya di kawasan Gentong, bisa jadi hulunya di wilayah hukum Polres Garut yang  berimbas ke daerah Tasikmalaya.

Ia menyampaikan, upaya mengatasi kepadatan arus kendaraan di jalur nasional itu, pihaknya selalu berkoordinasi dengan jajaran Polres Garut agar bisa mengurai antrean kendaraan di wilayah Tasikmalaya, begitu juga sebaliknya.

Polres Tasikmalaya Kota, kata dia, akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Polres Garut apabila hendak diberlakukan sistem satu arah  maupun cara bertindak penutupan sepenggal untuk mengurai arus kendaraan di titik kepadatan.

"Kalau memberlakukan cara bertindak 'one way' harus siap dulu yang nampungnya," kata Riki.

Ia mengimbau kepada pengendara yang hendak melintasi jalur nasional wilayah Tasikmalaya untuk mempersiapkan diri kesehatan fisik, maupun kondisi mobilnya agar perjalanannya lancar dan aman.

"Persiapkan fisik pengendara, persiapkan kendaraan, cek betul kondisi kendaraan yang dipakai," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.