Arus Kendaraan di Jalur Mudik Gentong Tasikmalaya pada H-1 Lebaran Landai
📅 Minggu, 30 Mar 2025, 17:25 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
TASIKMALAYA - Arus lalu lintas kendaraan pemudik pada H-1 Lebaran di jalur nasional lintas Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai landai, Minggu (30/3) siang, berbeda jauh dengan kondisi sehari sebelumnya terjadi kepadatan kendaraan.
"Hari ini sudah melewati puncak arus mudik, sekarang sudah relatif kosong di luar hari-hari biasa," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan di Tasikmalaya, Minggu.
Ia menuturkan wilayah Gentong di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya merupakan jalur selatan Jawa Barat yang menjadi jalur mudik dari arah Bandung atau Garut untuk menuju Tasikmalaya dan kota sekitar ataupun ke daerah Jawa Tengah.
Saat arus mudik H-2 dan H-3 Lebaran, kata dia, cukup padat di wilayah Gentong dari arah Garut menuju Tasikmalaya, namun semuanya terkendali, dan saat ini daerah tersebut sudah normal dengan kecepatan laju kendaraan sekitar 50 - 60 km per jam.
"Untuk kecepatan sekarang di atas kendaraan sudah di 50-60 km (per jam)," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyampaikan meskipun puncak arus mudik sudah lewat dan kondisi lalu lintas di jalur mudik tersebut telah landai, pihaknya tetap siaga melakukan antisipasi agar laju kendaraan tetap aman dan lancar.
Kepolisian, kata dia, tidak hanya melakukan pengamanan di jalur mudik, tetapi saat ini mulai bergerak fokus pengamanan arus lalu lintas di wilayah perkotaan, terutama saat malam takbiran.
"Malam takbiran kita fokus di kota karena yang di jalur relatif sudah normal, aman, karena yang mudik sudah habis," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan pihaknya nanti melakukan persiapan saat arus balik Lebaran di wilayah utara Tasikmalaya yang memiliki potensi kemacetan di tanjakan Gentong, dan Rumah Makan Asep Stroberi dari arah Tasikmalaya menuju Garut.
Jalur arus balik di wilayah Gentong itu, menurut dia, karena adanya penyempitan jalan, sehingga akan menjadi perhatian jajarannya agar arus kendaraan tetap bergerak.
"Kalau saat arus balik itu ditambah Gentong, Stroberi karena ada penyempitan jalan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!