Kabar Baik! Kreator Ekonomi Kreatif Kini Punya Akses Pembiayaan Mudah
Rabu, 19 Mar 2025, 15:50 WIBJAKARTA â Pembiayaan bagi kreator ekonomi kreatif adalah bentuk dukungan finansial yang diberikan kepada pelaku industri kreatif untuk membantu mereka mengembangkan usaha, menciptakan inovasi, dan meningkatkan daya saing.
Sumber pembiayaan ini bisa berasal dari pemerintah, perbankan, lembaga keuangan non-bank, hingga investasi swasta.
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membahas penyiapan solusi pembiayaan bagi para kreator dalam upaya mendukung pengembangan dan peningkatan daya saing pelaku industri kreatif.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan perwakilan OJK dalam pertemuan di Menara Merdeka, Jakarta, Selasa (18/3), membicarakan penggunaan teknologi digital berbasis token dalam skema pendanaan dan monetisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian, Menteri Ekonomi Kreatif menekankan pentingnya kolaborasi dengan OJK dalam menghadirkan skema pembiayaan proyek kreatif berbasis token.
"Kami ingin memastikan bahwa kreator memiliki peluang untuk memanfaatkan teknologi blockchain guna meningkatkan nilai ekonomi dari karya mereka," katanya.
Kementerian Ekonomi Kreatif bersama OJK merancang program tokenisasi yang meliputi lima tahap utama, yakni Seleksi Partisipan, Bimbingan dan Pengembangan Kemampuan, Sesi Pencocokan dan Penawaran, Pendampingan Penutupan Kesepakatan, serta Regulatory Sandbox.
Program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri kreatif berbasis HKI sekaligus menarik minat investor untuk berinvestasi dalam sektor ini.
"Dengan ekosistem yang lebih kuat, industri kreatif nasional dapat bersaing di pasar global dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Riefky.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi berharap rencana kerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk menyiapkan solusi pendanaan bagi para kreator dapat segera diwujudkan.
"Kerja sama ini membantu memberikan solusi bagi pelaku industri kreatif untuk mendapat akses yang lebih luas terhadap sumber pendanaan baru dan tentunya pada akhirnya diharapkan akan mendorong pencapaian target pertumbuhan nasional sebesar 8 persen," kata Hasan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jakarta Gandeng Berlin, Gubernur Pramono Mantapkan Lompatan Besar Menuju Kota Global
-
Wah, Ribuan Pelajar SMA/SMK dari Keluarga Miskin dapat Perlengkapan Sekolah Gratis dari Pemkot Surabaya
-
Pemkab Karawang: Progres Pembangunan "Underpass" Gorowong Capai 51 Persen
-
Menekraf: Ekonomi Kreatif Berbasis Teknologi dan Inovasi Bantu Peradaban Indonesia
-
Wamendagri Beberkan Resep Bangkitkan Pariwisata Lewat Ekonomi Kreatif: Setiap Daerah Harus Punya Karakter Sendiri
-
Presiden Prabowo Tetapkan 15 Provinsi Prioritas Pengembangan Ekonomi Kreatif, Sumbar Termasuk
-
Kolaborasi Dishut Kalsel dan Alumnus Sekolah Kehutanan dalam Menggencarkan RHL
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.