- Home
-
- Megapolitan
-
- Pasar Tanah Abang Diserbu,...
Pasar Tanah Abang Diserbu, Warga Antusias Cari Baju Lebaran
Selasa, 18 Mar 2025, 16:34 WIBJAKARTA - Berburu baju baru untuk Lebaran adalah tradisi tahunan yang sudah lama dilakukan oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. Tradisi ini tidak hanya sekadar membeli pakaian baru, tetapi juga memiliki makna budaya dan psikologis yang mendalam.
Meskipun tidak wajib, tradisi ini tetap menjadi bagian dari euforia Lebaran bagi banyak orang.
Warga mulai memadati Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk memburu baju baru guna merayakan Lebaran maupun dijual kembali, Selasa (18/3) atau tepat memasuki hari ke-18 Ramadhan 1446 Hijriah.
Seorang pedagang di Pasar Tanah Abang Erdi di Jakarta, Selasa (18/3), mengatakan bahwa setiap menjelang Lebaran, Pasar Tanah pasti akan dipadati pembeli dari berbagai daerah.
"Sudah mulai ramai dan ini terjadi setiap kali menjelang Lebaran," katanya.
Ia mengaku omzet penjualannya pun naik bila dibandingkan hari biasa dan itu bisa menjadi tiga kali lipat bahkan lebih.Â
"Momentum ini yang ditunggu para pedagang," katanya.
Erdi mengaku, perkembangan zaman juga mempengaruhi cara berjualan mereka, karena selain berdagang di pasar, para pedagang juga menjajakan dagangannya melalui daring.
Sementara itu, seorang pengunjung Susi, mengaku setiap menjelang Lebaran pasti datang ke Pasar Tanah Abang untuk membeli baju bagi keluarganya, selain murah, banyak juga pilihan.
"Kalau beli langsung kita bisa tahu bahannya," katanya.
Pada Selasa siang, tampak warga mulai memadati pasar grosir terbesar se-Asia Tenggara itu, mereka datang dari berbagai daerah untuk membeli baju Lebaran di Tanah Abang.
Warga datang menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari kereta, bus, angkot, maupun kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan mobil.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Beautifikasi Mural di kolong Tol Becakayu
-
DWP 2025 Siap Meledak di GWK Bali: Berikut Lineup, Jadwal, dan Harga Tiketnya
-
Dua Pelajar SMA Cakra Buana Ikut Program Pelatihan Bahasa di Jepang
-
BMKG Imbau Warga Kaltim Waspadai Banjir akibat Hujan Intensitas Sedang hingga Tinggi
-
Ekonomi Syariah: Motor Baru Pertumbuhan di Kawasan Timur Indonesia
-
Pemkot Yogya Kembangkan Pertanian Terpadu dan Pengolahan Sampah di Kotagede
-
Nenek Tukiyem Gagal Dapat Bansos Gara-gara Anak Pak Lurah Nyelonong Masuk KK
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.