Pemerintah Kabupaten Manokwari Menanggung Iuran JKN untuk 21.000 Orang
Senin, 17 Mar 2025, 19:22 WIBMANOKWARIâ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat, pada tahun ini sudah menanggung iuran untuk 21.000 orang warganya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Manokwari, dr Dwi Sulistyono Yudo, di Manokwari, Senin (17/3), mengatakan jumlah penerima bantuan iuran (PBI) bersifat dinamis dan dipastikan akan terus bertambah hingga Desember 2025.
âData PBI bergerak dinamis, per Maret 2025 totalnya 21.000 warga atau 11 persen dari jumlah penduduk Manokwari sudah menjadi tanggungan Pemkab Manokwari melalui APBD,â ujarnya.
Ia mengatakan berdasarkan perjanjian kerja sama dengan Pemkab Manokwari, jumlah peserta PBI masih bisa bertambah hingga 7.000 orang hingga Desember 2025.
Pemkab Manokwari masih membuka peluang untuk membiayai warga yang belum menjadi peserta JKN, namun khusus warga yang memiliki KTP Manokwari.
Bagi warga yang ingin menjadi peserta PBI, saat membutuhkan layanan kesehatan bisa langsung menghubungi admin BPJS Kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit.
Nantinya admin tersebut akan menghubungi Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Disdukcapil untuk melakukan pendaftaran menjadi peserta JKN.
âSetelah dilakukan pendataan dan NIK di Manokwari maka tinggal aktifkan saja, tidak hitungan hari, hanya hitungan jam sudah bisa aktif sebagai peserta JKN,â ujarnya.
Ia mengatakan komitmen Pemkab Manokwari terhadap JKN sudah tidak diragukan karena Bupati Manokwari sudah dua tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan dari Kementerian dan Wakil Presiden karena capaian Universal Health Coverage (UHC).
âKalau masalah komitmen Pemkab Manokwari, kami sudah tidak perlu menjelaskan lebih panjang lagi karena buktinya sudah berbicara,â ujarnya.
Bupati Manokwari Hermus Indou menyatakan meski ada efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, komitmen pemerintah untuk JKN tidak berubah.
Pemkab Manokwari memastikan program pendidikan dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Manokwari akan berjalan normal seperti yang diharapkan.
âIuran warga yang ditanggung pemerintah juga tidak berkurang, justru kita upayakan untuk cakupan peserta lebih ditingkatkan,â katanya.
Ia mengatakan untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan BPJS Kesehatan membicarakan bagaimana cakupan kepesertaan yang dibiayai Pemkab Manokwari.
Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat di Kabupaten Manokwari dapat terlindungi dengan didaftarkan sebagai peserta JKN.
Pemberian PBI JKN sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Manokwari untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis
âHari ini kita melakukan pertemuan dengan BPJS Kesehatan dan sudah terpetakan apa yang menjadi pekerjaan rumah kita, apa tanggung jawab pemerintah daerah dan akan segera kita tindak lanjuti,â katanya.
- Pemkab Manokwari
- Iuran JKN
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Topan Ragasa Bergerak Menjauh dari Hong Kong
-
Pencanangan verifikasi lapangan Penerima Bantuan Iuran JKN
-
Pemkab Manokwari Selatan Siapkan 10 Hektare Lahan Sekolah Rakyat
-
Cek Aturan Baru BPJS Kesehatan Juni 2026: Pasien Wajib Kontrol Sesuai Jadwal
-
Gubernur DKI Pastikan Kualitas Pembangunan Tak Turun
-
BMKG: Sirkulasi Siklonik di Samudra Hindia Laut Banda Memicu Hujan Lebat
-
Pekerja informal didorong untuk manfaatkan diskon iuran JKK dan JKN
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.