Konsumsi Listrik Meningkat selama Ramadan, Waspadai Potensi Gangguan Kelistrikan jelang Lebaran
Jumat, 14 Mar 2025, 00:00 WIBJAKARTA â Pemerintah bersama PT PLN perlu mewaspadai potensi gangguan kelistrikan menjelang Idul Fitri serta tantangan elektrifikasi di daerah terpencil. Terlebih lagi, selama Ramadan dan Idul Fitri, konsumsi listrik diprediksi meningkat.
Anggota Komisi VII DPR RI, Dewi Yustisiana mempertanyakan kesiapan infrastruktur listrik untuk menghadapi lonjakan konsumsi selama dua pekan sebelum lebaran, terutama bagi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergantung pada pasokan listrik stabil untuk memenuhi pesanan. Dirinya khawatir terhadap kemungkinan pemadaman listrik yang berkepanjangan di beberapa wilayah, terutama pada saat industri rumah tangga dan UMKM mengalami peningkatan produksi.
âApakah ada preseden di mana terjadi pemadaman yang cukup lama, terutama dua minggu menjelang lebaran?â tanya Dewi dalam agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ke TBBM Panjang Pertamina (Persero) dan PLN UID Lampung, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (12/3).
Dia menyoroti bulan ini merupakan puncak aktivitas produksi, dengan UMKM di seluruh Indonesia bekerja tanpa henti untuk memenuhi pesanan kue, makanan, dan produk lainnya. Selain memastikan stabilitas listrik di daerah perkotaan dan kawasan industri, dia juga menyoroti masih adanya beberapa desa yang belum teraliri listrik, terutama di Papua dan wilayah timur Indonesia.
Dia menekankan, meskipun pemerintah berupaya memperluas jaringan listrik, masih ada masyarakat hanya memiliki akses listrik terbatas, terutama di wilayah terpencil. Data terbaru menunjukkan, meskipun rasio elektrifikasi nasional telah mencapai lebih dari 98 persen, namun masih banyak desa belum mendapatkan akses listrik secara optimal.
Tetap Terjaga
Adapun PLN Nusantara Power (PLN NP) memastikan pasokan listrik dari unit pembangkitnya tetap terjaga dengan optimal. PLN NP menyiapkan tim siaga khusus dengan total 5.879 personel yang akan bersiaga penuh mulai Februari 2025 di seluruh Indonesia. Dengan kesiapan ini, PLN NP mampu memastikan produksi listrik sebesar 18.684 MW dari berbagai unit pembangkit, mulai dari Aceh hingga Sulawesi Utara.
"Kami berkomitmen untuk menghadirkan listrik yang andal demi kenyamanan masyarakat. Dengan kesiapan personel, teknologi mutakhir, serta sinergi yang kuat dengan para pemangku kepentingan, kami optimistis dapat memastikan Ramadhan 1446 H tetap terang benderang bagi seluruh umat Muslim di Indonesia," ujar Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Jakarta Hijab Fest 2026 di Tanah Abang: Tren Warna Butter Yellow dan Dukungan UMKM
-
PLN Pastikan Ketahanan Pasokan Energi Primer: Listrik Ramadan dan Lebaran Dijamin Andal
-
Arus mudik di Pelabuhan Manokwari
-
Presiden Prabowo Pilih Rayakan Lebaran Bersama Korban Bencana Aceh
-
Kapolri Ungkap Angka Kecelakaan Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026 Turun 3,23 Persen
-
Novel “Gadis Kretek” Kin Telah Resmi Diterjemahkan ke Bahasa Korea
-
Jakarta Kota Terpanas di Indonesia Menurut Rilis BMKG, Ini Tanggapan Gubernur Pramono
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.